Notification

×

‘Aisyiyah Perkuat Program Pendampingan Kesehatan Bagi Ibu dan Bayi Korban Penyintas

Senin, 16 Maret 2026 | 06.28 WIB Last Updated 2026-03-15T23:28:51Z



GEMARNEWS.COM, TAKENGON - POSKORDA (Pos koordinasi Daerah) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bidang kesehatan berperan aktif memperkuat kesehatan ibu dan Bayi korban penyintas, fokus utamanya pendampingan ibu hamil dan menyusui. berkolaborasi dengan LazisMu serta pemerintah untuk meningkatkan akses layanan di Kabupaten Aceh Tengah.

 


Ketua Bidang Kesehatan Huriah AB yang juga Ketua ‘Aisyiyah Kabupaten Aceh Tengah, mengatakan pemberian bantuan pasca melahirkan kepada enam ibu melahirkan yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir di desa Serule Kecamatan Bintang berjumlah enam orang. Ahad (15/3/2026)

 


Masing masing dari mereka di rujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Datu Beru untuk mendapatkan penanganan. Keenam ibu hamil tersebut sepenuhnya akan di biayai oleh tim kesehatan poskorda Kabupaten Aceh Tengah dari pasca melahirkan.

 

 

Ketua ‘Aisyiyah Aceh Tengah Huriah menyampaikan “ ’Aisyiyah serta poskorda bidang kesehatan beberapa waktu lalu mengunjungi ibu hamil yang di evakuasi pada saat bencana longsor Desember 2025.” Di lokasi penginapan RK Kebayakan.

 

“Alhamdulillah 4 ibu hamil yang di rujuk ke Takengon menggunakan   helicopter sudah melahirkan. Pimpinan ‘Aisyiyah beserta tim poskorda berkunjung dan memastikan keadaan pasca melahirkan.

 

dalam waktu dekat mereka akan kembali ke desa serule dan kemungkinan kita juga dari semua unsur akan membantu untuk mengantar kepulangan mereka.

 

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada LazisMu Aceh yang telah membantu kegiatan ini sepenuhnya. Dan juga harapan kami tentunya, kedepan LazisMu dapat mendukung sepenuhnya kegiatan lain yang sudah dicanangkan. Ungkap Huriah

 

“Kehadiran ibu ‘Aisyiyah adalah bukti nyata dan dedikasi dalam dakwah kesehatan, ini harus menjadi ruang untuk merumuskan strategi yang lebih fokus dan terarah,” tegasnya.


Kedepan juga kita coba konsolidasi untuk memperkuat langkah dakwah kesehatan dengan target yang lebih progresif. ‘Aisyiyah menekankan program kesehatan berkeadilan perlu segera diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor.

 

Dengan semangat kolektif, konsolidasi Majelis Kesehatan ini diharapkan menjadi pemantik gerakan kesehatan ‘Aisyiyah yang semakin kuat, adaptif, dan kolaboratif. seluruh kader dituntut untuk meneguhkan komitmen dakwah kesehatan yang berkeadilan, membumi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas, tutup Huriah. (tim)

 

 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update