Notification

×

Iklan

Iklan

Pertama E-Voting di Laksanakan, ini Kata KIP Kota Banda Aceh

Kamis, 25 Februari 2021 | 17.02 WIB Last Updated 2021-02-25T10:09:23Z

Gemarnews.com, Banda Aceh - Di era digital ini semuan kegiatan manusia ditopang oleh sistem elektronik yang diyakini lebih evisien, efektif, dan cepat. Hal ini juga diterapkan yang pertama kali dalam Pemilihan Raya (Pemira) osim MTsN 1 Model Kota Banda Aceh. 

Pemira menggunakan sistem e-voting dilakukan dengan kerjasama dengan KIP Kota Banda Aceh, pemilihan layaknya seperti pilkada dan pemilu. 

Enam TPS disediakan guna menunjang kegiatan ini serta perangkat penunjangnya. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg resmi membuka pemira ini ditandai dengan tabuhan Rapai. 

Iqbal mengatakan kegiatan ini merupakan proses pendidikan untuk belajar demokrasi dan berdemokrasi yang baik. 

"Dalam membangun demokrasi tentu harus dilakukan secara perlahan penuh dengan kesabaran, anak-anak kami bisa praktek langsung pada hari ini dan tetap mengedepankan prinsip dan azas pemilu," kata Iqbal. 

Ia menyampaikan betapa pentingnya menegakkan demokrasi dalam kehidupan berbangsa.

"Ini adalah salah satu wujud inovasi madrasah, meski sebatas belajar. Kami berharap setelah adanya ketua terpilih, antara calon tidak bersaing lagi dan jadikan ini sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi," pesannya. 


Ketua KIP Banda Aceh, Indra Malwady SS, saat memantau pelaksanaan Pemira secara E - Voting mengatakan, ini merupakan Kerjasama KIP Kota Banda Aceh dengan sekolah tersebut.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada calon pemilih pemula tentang demokrasi dan pentingnya berpartisipasi dalam sebuah pemilihan.

"PEMIRA yang dilaksanakan di MTsN Model ini merupakan miniatur PEMILU, karena tahapan dan proses pelaksanaannya hampir sama seperti penyelenggaraan Pemilu ataupun Pilkada," ujar Indra. 

"Ia mengatakan Pemira tersebut perdana di madrasah atau sekolah di kota Banda, mekanisme memilih pemimpin perlu diperhatikan dan dijadikan sebagai pembelajaran."

"Kita di Indonesia mengunakan sistem proporsional. Kondisi ini menjadi pembelajaran, dan sebagai potret melihat pemilu di Indonesia," ucapnya. 

Sementara Kepala MTsN, Junaidi Ibas MPd mengatakan pada Pemira Osim ini ada dua pasang calon yang dipilih. 

"Calon Ketua dan Wakil ketua Osim akan dipilih semua siswa, dari kelas 1 hingga kelas 3. Terdapat 1.194 pemilih yang telah ditetapkan. Pemilihan di TPS dilakukan secara terpisah antara siswa dan siswi, juga ditinjau KPPS dan petugas pelaksana." katanya. 

Kegiatan ini bertema "Melalui Pendidikan Demokrasi Sejak Dini Kita Wujudkan Generasi Madrasah yang Unggul Berprestasi," dan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kakankemenag Kota Banda Aceh Drs H Asy'ari MSi, Kabid Penmad Drs H Mukhlis MPd, Muspika, Dewan guru dan Komite Madrasah.(*)






×
Berita Terbaru Update