Notification

×

Iklan

Iklan

Petani Binaan PT Medco E&P Panen Perdana Ratusan Ton Ubi Kayu

Jumat, 19 Maret 2021 | 16.38 WIB Last Updated 2021-03-19T09:38:37Z
Dok.foto Perwakilan Muspika Indra Makmu, Penyuluh pertanian Sofyan, Field Relation Manager Medco E&P Rivian Pragitta Oktara dan anggota Kelompok Tani Sakap Merah serta Keuchik melaksanakan panen perdana ratusan ton Ubi Kayu



Gemarnews.com , Aceh Timur - Pemanfaatan lahan tidur oleh kelompok petani binaan PT Medco E&P Malaka di sekitar wilayah operasinya di kabupaten Aceh Timur, tepatnya di Kecamatan Indra Makmur berhasil menambah penghasilan mereka. 

Pasalnya, di lahan seluas 12 hektar para petani binaan ini yang diangotain sebanyak 25 kepala keluarga menanam ubi kayu yang panennya diminati oleh beberapa pabrik dan produsen makanan ringan di sekitar wilayah tersebut.     

Perwakilan Muspika Indra Makmu, Penyuluh pertanian Sofyan, Field Relation Manager Medco E&P Rivian Pragitta Oktara dan anggota Kelompok Tani Sakap Merah serta Keuchik melaksanakan panen perdana ratusan ton ubi kayu bersama dengan menerapkan protokol kesehatan di lokasi panen, tepatnya di Desa Blang Nisam, kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur, Kamis (18/3/2021).

Program penanaman ubi kayu ini dimulai sejak pertengahan Maret 2020 lalu yang didahului dengan pelatihan dan pendampingan oleh Pekerja Medco E&P.

Kelompok Tani Sakap Merah yang diwakili Syarifuddin disela pemanenan mengucapkan berterima kasih kepada Medco E&P yang membantu sejak awal proses pembukaan lahan tidur, pelatihan, dan pendampingan sehingga program ini berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat. 

"Semoga program ini terus berkelajutan" harapnya.

Sementara Keuchik Blang Nisam Rusli Usman bersyukur karena program ini dapat membantu ekonomi masyarakat.

“Saya berharap program ini terus berkembang di lahan lain dan Pemerintah mendukung pemasaran dengan harga baik,” ujarnya saat memberi sambutan.

VP Relation & Security Medco E&P Arif Rinaldi kepada media mengatakan, pasar untuk ubi kayu ini cukup tersedia, terutama bagi pabrik dan usaha keripik.

 “Kegiatan ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat Medco E&P Malaka yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
×
Berita Terbaru Update