Notification

×

Iklan

Iklan

BM-PA Aceh Tengah Serahkan Bantuan Bibit Bawang Merah Kepada Petani

Kamis, 01 April 2021 | 13.23 WIB Last Updated 2021-04-01T06:23:26Z
GEMARNES.COM - TAKENGON, Barisan Muda Partai Aceh (BM-PA) Wilayah Aceh Tengah menyerahkan bantuan bibit bawang merah kepada para petani di Kampung Kuala Satu, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Rabu ( 31/03/21)

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda Partai Aceh (BM-PA) Aceh Tengah, Safrizal S.km, Mengatakan dalam beberapa hari yang lalu pihaknya sudah terjun ke masyarakat melihat dan mendengar sendiri keluhan dari beberapa petani.

"Kami mendengar sendiri keluhan petani bahkan mereka sangat berkeyakinan dan bersemangat untuk menanam bawang merah ini akan tetapi  lantaran mereka tidak sanggup membeli bibit," Katanya.

"Dengan alasan  harga bibit sekarang mahal dan mereka juga harus membebani aturan dari pemerintah yaitu protol kesehatan di rumah aja  karena  keadaan Covid-19 sampai saat ini  belum juga normal," Tambahnya.

Pihaknya langsung menyerahkan bibit yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat setempat.

 "Dengan kemurahan hati semua anggota yang hadir memberikan sedikit bibit dengan catatan petani harus bersemangat dan bersemangat juga menghadapi covid-19 ini karena kita juga mengetahui cita cita dalam bertani yaitu hasil yang memuaskan," Jelasnya.

Dalam keadaan kita seperti ini kita semua bisa mengurangi beban petani dalam menanam bewang merah. sebenarnya keinginan petani ialah bisa menanam setiap kapan mereka kehendaki" Sebut Safrizal

Dalam kesempatan itu Juga, Pak Tina, salah seorang satani yang berasal dari Kampung Kuala Satu Kecamatan Bintang, mengucapkan terimakasih  kepada Barisan Muda Partai Aceh (BM-PA) yang telah memberikan bantuan bibit bawang merah tersebut.

"kami tidak bisa lagi harus berkata apa apa karena selama ini kendala kami adalah bibit," Kata Pak Tina.

"Sekarang harga mahal setiap keinginan kami timbul bahkan sebelum memikirkan bibit kami sudah dahulu menyiapkan lahan untuk di tanam kadang kadang lahan sudah siap seminggu," Sambungnya.

 "Tapi kami masih mencari bibit  dan ketika bibit itu tidak ada lahan kami merasa rugi karena tenaga kami sia-sia untuk membuat lahan."

"Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik karena kendala terbesar petani bawang sudah tidak ada lagi dan kami sangat terbantu sekali," Sebut Pak Tina. (MA)
×
Berita Terbaru Update