Notification

×

Iklan

Iklan

Untuk Hindari Konflik, KNPI Pijay Diminta Tak Takut Intervensi

Jumat, 09 April 2021 | 13.43 WIB Last Updated 2021-04-09T06:43:47Z


Ramadhana (Dona Paru)

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda terlihat mulai menunjukkan ketertarikannya untuk memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pidie Jaya berikutnya, meski pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Pijay belum ada kepastian. Namun, bursa calon yang akan maju mulai menggeliat.

Salah satunya Rahmadhana menyatakan, siap maju sebagai calon Ketua KNPI Pijay periode 2021 - 2024 mendatang dan siap memenuhi seluruh persyaratan dari panitia musda sebagai bukti keseriusannya maju.

Dona saat ini tercatat sebagai pengurus DPD KNPI Versi Safrijal (Walet) dan juga Ketua OKP Tidar di Pidie Jaya.

“Insya Allah saya siap maju, demi persatuan pemuda di Pijay. Saya pun telah siap memenuhi persyaratan pencalonan yang akan ditentukan oleh panitia musda,” ujar Ramadhana.

Adapun misi yang diusung Dona jika kelak peserta Musda mempercayakan tongkat kepemimpinan beralih ke tangannya, seperti memperkuat jaringan kepemudaan dan menanamkan serta menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan.

Dia berkomitmen menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, siap kerja, dan produktif menghadapi masa depan.

Kemudian, meningkatkan ketangguhan dan daya saing pemuda. Lalu, berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan bernegara serta mempersatukan keberagaman dan kesetaraan dalam berorganisasi.

Diperlukan adanya strategi yang tepat dan efesien dalam upaya menumbuhkembangkan kembali nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia dan ini mesti jadi prioritas,” ujarnya yang akrab disapa Dona Paru.

Dalam waktu dekat rencananya Dona akan melakukan deklarasi bersama pendukung dan mempersiapkan segala persyaratan pendaftaran yang dibutuhkan oleh panitia musda.

“Kami akan deklarasikan pencalonan, ini merupakan bukti keseriusan saya mengemban amanah kawan-kawan menahkodai organisasi kepemudaan ini untuk 3 tahun ke depan,” tegas Dona, kepada Gemarnews.com, Jumat (9/4/2021).

Dona menjelaskan kepengurusan KNPI Pijay saat ini terpecah dalam dua kubu karena ada intervensi dari pihak luar. Dia ingin pengurus KNPI Pijay ke depan tak lagi takut dengan intervensi.

"Kita sebagai pemuda Nanggroe Japakeh harus tangguh punya sikap, punya pendirian, jangan takut melawan intervensi dari orang lain jika itu salah, apalagi KNPI ini dipecah belah akibat intervensi.

Sekarang kesempatan bagi kita untuk memperbaiki ini dengan Musda dalam kondisi persatuan ini," ujar dia. (nas)

×
Berita Terbaru Update