Notification

×

Iklan

Iklan

Abrasi melanda desa palak kerambil kembali terjadi

Senin, 12 Juli 2021 | 23.11 WIB Last Updated 2021-07-12T16:11:13Z

Foto abrasi pantai yang terjadi di pesisir pantai desa palak kerambil kecamatan Susoh Aceh barat daya.

Gemarnews.com, Blangpidie - Sudah menjadi langganan hampir setiap tahun persoalan yang melanda desa palak kerambil kecamatan Susoh Aceh barat daya, yaitu hantaman Gelombang pasang yang menerjang pesisir pantai, sehingga banyak rumah warga yang rusak dan hancur, Senin (12/7/2021)

dilaporkan 6 unit rumah warga di dua desa mengalami kerusakan dan terancam hancur disapu ombak, apalagi saat ini cuaca yang didominasi hujan dan angin kencang membuat gelombang pasang laut mengganas dan menghancurkan apa saja yang menghadang jalan mereka.

Ketua relawan taruna siaga bencana (TAGANA) kecamatan  Susoh Rizan S megatakan kepada Gemarnews.com bahwa saat ini kembali terjadi gelombang laut pasang yang mengancam beberapa rumah warga yang tinggal di sekitar pesisir pantai.

" Kita sudah ingatkan masyarakat agar berhati hati terhadap kemungkinan yang lebih parah lagi akibat gelombang pasang yang kembali terjadi di desa palak kerambil ini" kata rizan

Ombak yang mencapai 3 sampai 4 meter datang dan menghempas apa saja yang ada di pantai, sehingga bangunan rumah para nelayan yang terimbas roboh seketika 

"Cukup besar ombaknya. Hempasan airnya ini 15 meter sampai ke darat dan masuk pemukiman warga," kata rizan lagi.

Akibat dari kejadian tersebut 6 unit bangunan rumah milik Hasbi (35), Syahrial (41), Masril(40), rusak berat dan sebagian cafe di lokasi objek wisata pantai jilbab rusak adalah milik Karni (56), Herri (4) serta Perisuri (24) hancur terbawa gelombang pasang air laut.

Kejadian serupa juga pernah terjadi di tahun 2020 lalu hampir 38 rumah warga rusak berat akibat abrasi dan gelombang laut.

Sampai saat ini warga desa palak kermbil kecamatan Susoh diminta selalu waspada dan siaga, warga juga mengharapkan agar pemerintah tetap mencari solusi agar desa mereka bisa terbebas dari ancaman abrasi, apalagi hampir setiap tahun terjadi. (YG)
×
Berita Terbaru Update