Notification

×

Iklan

Iklan

Gedung Satpol PP dan WH Abdya Terancam Tinggal Nama

Kamis, 19 Agustus 2021 | 17.19 WIB Last Updated 2021-08-19T10:19:20Z

Nampak sisi gedung Satpol PP dan WH Aceh Barat Daya.

Gemarnews.com, Blangpidie - Kondisi gedung kantor satuan polisi pamong praja dan Wilayatul hisbah (Satpol PP dan WH ) Aceh barat daya terancam ambruk dan sudah sangat membahayakan para petugas dan personil yang bekerja di ruangan gedung tersebut, Kamis (19/8/2021).

Gedung yang menurut sumber di bangun di tahun 2017 itu kini mulai terbelah dua dan kondisi tanah timbun yang labil membuat kerusakan gedung tersebut semakin parah.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh barat daya Hamdi S.STP, M.Si saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut, Bahkan saat ini dirinya selalu mengingatkan kepada anggota satpol PP dan WH agar berhati hati mengingat kondisi gedung yang rusak dan hampir terbelah menjadi dua bagian.

"Ya benar, kondisi gedung kantor satpol PP dan WH saat ini sangat memprihatinkan, dan saya selalu mengingatkan anggota agar berhati hati jika berada didalam gedung atau ruangan, karena bisa saja sewaktu waktu ambruk, apalagi cuaca saat ini memasuki musim penghujan' kata Hamdi

Berulang kali dilaporkan kepada pimpinan dirinya juga pernah melaporkan hal ini kepada pihak DPRK, namun hingga saat ini belum ada tanda tanda akan di perbaiki.

" Kita sudah laporkan hal ini ke pimpinan, bahkan kasat pol PP dan WH yang sebelumnya juga pernah melaporkan perihal kondisi gedung yang mulai rusak, bahkan tim pansus dari DPRK juga sudah berulang kali datang untuk melihat langsung kondisi gedung, namun sampai saat ini juga belum ada solusi pasti kapan akan di rehab' lanjut Hamdi lagi.

Mengenai kondisi gedung satpol PP dan WH ini anggota DPRK Aceh barat daya Agusri samhadi menjelaskan bahwa pihak dari tim DPRK sudah mengetahui tentang hal ini, namun belum sempat di bahas, Agusri samhadi mengharapkan gedung tersebut harus di perbaiki dan di rehab segera.

" Kami sudah pernah turun ke kantor satpol PP dan WH tersebut dan sudah kita lihat langsung kondisinya, memang harus segera di rehab, kita berharap nantinya kasat pol PP dan WH Abdya bisa kembali datang ke DPRK untuk membahas kembali mengenai rehab gedung ini, kemaren tidak ada yang mengingatkan bisa jadi lupa, kasat harus lebih aktif membangun komunikasi, karena waktu pembahasan semua di kejar oleh waktu, jadi terlewatkan, artinya selama tidak muncul di TAPK maka dianggap tidak masalah" kata Agusri samhadi.

Dirinya juga menjelaskan masih ada waktu sebelum pembahasan APBK di tahun 2022, usulkan saja dana rehab, dan harus sering diingatkan terutama di TAPK, pada dasarnya seluruh anggota DPRK sudah sepakat dan setuju jika gedung satpol PP dan WH itu direhab.

Saat ini gedung kantor satpol PP dan WH masih di gunakan oleh personil satpol PP meskipun kondisi gedung dalam kondisi kritis dan membahayakan serta terancam ambruk.
×
Berita Terbaru Update