Notification

×

Iklan

Iklan

BMA Bantu 3 Keluarga Korban Kebakaran di Gampong Beurawe

Jumat, 03 September 2021 | 01.18 WIB Last Updated 2021-09-02T18:18:47Z

Gemarnews.com, Banda Aceh - Baitul Mal Aceh (BMA) kembali menyerahkan bantuan masa panik kepada tiga keluarga korban kebakaran di Gampong Beurawe, Kecamatan Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. 

Bantuan berupa uang tunai tersebut diantar langsung oleh Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, Kamis (02/09/2021). Turut hadir pula Ketua Komisi VI DPRA, Tgk Irawan Abdullah, S.Ag selaku komisi mitra BMA. 

Ketiga korban dalam kebakaran tersebut adalah Firmasyah dan Maisarah sedangkan pasangan suami istri atas nama Sudarisman dan Khairani Daud meninggal dunia. Kepada masing-masing mustahik mendapatkan bantuan uang tunai Rp3 juta.

Rahmad Raden menjelaskan ketika mendengar informasi kebakaran tersebut dirinya bersama tim Baitul Mal Gerak Aksi Humanis (BaGAH) BMA turun langsung ke lokasi untuk proses pendataan. Saat tim BaGAH tiba di lokasi, di rumah duka sedang proses pelaksanaan fardhu kifayah. Tim BaGAH BMA ikut menyalati jenazah kedua korban tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini BMA sudah bisa menyalurkan bantuannya. Bantuan tersebut bukan dalam bentuk barang tetapi uang tunai untuk tanggap darurat. Karena semuanya sudah habis terbakar dan yang selamat hanya baju di badan,” kata Rahmad Raden.

Ia juga berharap dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban korban yang baru saja terkena musibah, walaupun tidak banyak setidaknya dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak.

“Bantuan yang disalurkan hari ini bukanlah dari pribadi kami, tetapi dari para muzakki yaitu orang yang bayar zakatnya melalui BMA. Kami ini hanya amil yang bertugas mengantarkan bantuan,” kata Rahmad Raden.

Tak lupa Rahmad mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang telah memercayakan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh.

Sementara itu Ketua Komisi VI DPRA, Tgk Irawan Abdullah, S.Ag menambahkan bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Aceh yang disalurkan melalui BMA. Selama ini BMA sangat sigap terhadap bencana-bencana, khususnya kebakaran yang terjadi di tengah masyarakat.

“Penyaluran ini sebagai bentuk perhatian pemerintah. Walaupun bantuannya tidak seberapa, akan tetapi mudah-mudahan bisa digunakan selama masa panik tersebut," Pungkas Tgk Irawan Abdullah.(*)
×
Berita Terbaru Update