Notification

×

Iklan

Iklan

Di Lubang Galian Penampung Air Hujan Milik PT. Bridgestone Makan Korban

Jumat, 03 September 2021 | 08.32 WIB Last Updated 2021-09-03T01:32:21Z

Gemarnews.com, Simalungun - Lubang galian penahan air milik perkebunan PT Bridgestone di Jalan Dolok Ulu Lingkungan IV Lelurahan Sinaksak telan korban, Kamis, (02/09/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Korban belakangan di ketahui bernama Miracel Harkarin Riduwan (11), anak dari Meisyaroh di temukan warga setelah di lakukan pencarian hingga memakan waktu lebih kurang 30 Menit oleh beberapa warga baru dapat di temukan.

Informasi di himpun di lokasi dari beberapa warga, berawal saat korban warga Jalan Rakutta Sembiring Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Mertoba Kota Pematang Siantar ini ingin mengunjungi rumah neneknya.

Setibanya di lokasi, ternyata korban tidak langsung menemui neneknya, namun korban menemui teman-temannya yang kemudian bermain di lokasi lubang yang di penuhi oleh air akibat curah hujan.

Masih kata warga, di duga saat mereka bermain sembari mandi di lokasi tersebut, korban tiba-tiba tenggelam dan setelah di tungguh oleh teman-temannya tak kunjung keluar dari dalam air.

Teman-teman korban kemudian meminta tolong kepada warga dan setelah di lakukan pencarian oleh warga di dalam air, korbanpun di temukan dalam kondisi tubuh pucat pasih.

Warga selanjutnya melarikan korban guna memberikan pertolongan medis, namun setelah sampai di salah satu klinik dan di lakukan pemeriksaan, miris !, korban tidak dapat tertolong lagi dan telah meninggal dunia.

Selanjutnya, korban langsung di bawa keluarga ke rumah duka dengan di dampingi pihak kepolisian Polsek Serbalawan.

Sebelumnya, Kapolsek Serbalawan Polres Simalungun, AKP A. Yunus Siregar yang mendengar informasi kejadian langsung menuju lokasi bersama personil yang di dampingi Kepala Lingkungan IV Kelurahan Sinaksak, Personil Polsek Serbalawan melakukan olah tempat kejadian perkara.

B. Saragih salah seorang pengamat lingkungan dan juga anggota Tim Investigas sebuah lembaga LPPKP Kabupaten Simalungun di lokasi mengatakan, kejadian yang menelan korban anak usia 11 tahun tersebut sangat di sayangkan.

Sebab menurutnya, di lokasi galian penampungan hujan yang berlokasi di area perkebunan karet PT. Bridgestone tersebut tidak ada plank larangan untuk tempat bermain bagi warga sedangkan tepat di pinggir jalan besar.

Sementara, lokasi tersebut sangat berdekatan dengan pemukiman warga, “Kalaupun tidak ada plank pemberitahuan, setidaknya pihak PT. Bridgestone harus memberi batas atau pagar di lokasi tersebut, kalau anak-anak mereka mana perduli, di mana mereka bisa bermain, bermainlah mereka walau efeknya membahayakan mereka seperti kejadian sekarang ini”, ujarnya.

Hingga berita ini dikirim ke Redaksi, pihak Perkebunan PT. Bridgestone perkebunanan belum berhasil di konfirmasi terkait kejadian tersebut.(*)
×
Berita Terbaru Update