Notification

×

Iklan

Iklan

Gaji Guru Honorer Diduga Raib LSM Garis Merah : DPRK Jangan Diam !!!

Selasa, 28 September 2021 | 20.06 WIB Last Updated 2021-09-28T15:32:41Z
Dok.foto : Aktivis LSM Garis Merah Bener Meriah 


GEMANREWS.COM BENER MERIAH -Mendapat kabar gaji honorer dibayarkan hanya untuk 2 bulan itupun setelah APBK P disahkan oleh DPRK Bener Meriah tahun 2021, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garis Merah melalui Koordinatornya Nasri Gayo mempertanyakan pembayaran gaji guru honorer itu.

"kemana raibnya gaji tenaga honorer yang telah dianggarkan dalam APBK murni...?" ungkap Nasri.(27/9/21 )

Nasri kepada media ini mengatakan , kalau ada indikasi dugaan penyalah gunaan wewenang tentang penggunaan Anggaran APBK Murni untuk pembayaran gaji honorer, DPRK Bener Meriah jangan diam saja.

"Jika ini tidak gubris oleh pihak eksekutif maupun legislatif maka kita yakin, ini menjadi persoalan dikemudian hari" jelas Nasri.

Aktivis peduli Bener Meriah yang viral berdebat dengan PLT Dailami akhir-akhir ini juga menyebutkan, sudah berjalan lebih kurang 8 hari semenjak PLT Bupati mengutarakan bahwa gaji honorer di Bener meriah akan di bayarkan full, bahkan uang untuk gaji tenaga pendidik tersebut berlebih dari yg dibutuhkan.

"Lebih miris lagi ASN yang TC-nya juga belum cair hampir 9 bulan, kita semua tau bahwa tenaga honorer ini sudah bekerja maksimal untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan tidak menafikan peran dan fungsinya" Nasri juga menerangkan masih hangat di ingatan kita bahwa gaji honorer di Kabupaten Bener Meriah ini sudah di anggarkan lebih dahulu dalam APBK murni tahun anggaran 2021 dan ditambah lagi dlm APBK P 2021 tentu nilainya sangat pantastis.

LSM Garis Merah ini berharap adanya keseriusan dari pimpinan daerah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini segera,  mengingat bahwa daerah kita ini sedang dilanda pandemi, dimana harga hasil pertanian sangat tidak stabil ujarnya (Zakiya Mahe Bujang)
×
Berita Terbaru Update