Notification

×

Iklan

Iklan

NasDem Aceh Kunjungi Pertanian Tembakau di Tanoh Gayo

Minggu, 03 Oktober 2021 | 16.49 WIB Last Updated 2021-10-03T09:49:51Z

Gemarnews.com, Banda Aceh - DPW Partai NasDem Provinsi Aceh mengharapkan pertanian tembakau di Tanoh gayo bisa berjaya dengan adanya intervensi langsung dari pemerintah yang memberikan kesempatan bagi para petani untuk bisa menanam dengan lebih baik lagi dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Kehadiran Pengurus di DPW Partai NasDem Provinsi Aceh, di Takengon, Minggu, mengatakan industri tembakau di Takengon punya potensi luar biasa bukan saja menyerap banyak tenaga kerja, tapi juga menyumbangkan pendapatan besar untuk negara.

"Khususnya di wilayah Bener meriah, takengon dan gayo lues yang cocok sebagai daerah penanaman tembakau harus dikembangkan agar nantinya produk tembakau lokal bisa berjaya ," kata Ivan Mirza Wakil Ketua bidang pertanian DPW NasDem Aceh 

Ivan mengakui industri ini menyerap tenaga kerja yang sangat besar, mulai dari petani tembakau, buruh tembakau, pedagang dan tentunya kalangan pengusaha. "Industri ini melibatkan sangat banyak orang, saya mendengar keluhan para pengusaha tembakau. Inilah yang saya kira perlu dibicarakan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Jika dilihat kontur tanah, misalnya di Bener meriah dan wilayah Takengon lainnya, sangat cocok untuk menanam tembakau. Namun jika cuaca hujan terus menerus misalnya, maka tanaman tembakau bisa menurun kualitasnya atau rusak.

Namun, Ivan Mirza tidak menutup mata dari desakan produksi rokok dalam negeri harus diturunkan karena masalah kesehatan. "Iya sebenarnya kan lucu juga, industri tembakau diminta turun terus, tetapi penghasilan dari cukai tembakau adalah salah satu yang terbesar, jadi kalau (produksi) turun, harus ada (pemasukan negara) yang lebih baik lagi, dan petani juga sejahtera," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Indonesia harus menjaga kualitas tembakau agar serbuan asing atas bisnis tersebut bisa diatasi. Petani dan pengusaha lokal juga harus meningkatkan produksi sehingga terjaga kualitasnya tidak kalah dengan kualitas impor dari asing.

Selain itu, kata dia, untuk mewujudkan petani tembakau yang sejahtera, perlindungan dari tembakau itu penting. “Kemitraan juga akan memberi pengaruh positif terhadap nilai tambah atau insentif yang diterima oleh petani dan atau buruh tembakau," ujarnya. (*)

Reporter : Misran Bin Muslim
×
Berita Terbaru Update