Notification

×

Iklan

Iklan

Banda Aceh Masuk ke Zona Hijau, Unmuha Kembali Berlakukan Jam Kerja Normal

Rabu, 10 November 2021 | 14.25 WIB Last Updated 2021-11-10T07:25:40Z
Dok Foto : Kampus Universitas Muhammadiyah Aceh


GEMARNEWS.COM, BANDA ACEH – Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. H. Alsam Nur, MA dalam surat bernomor. 738/UM.M/EDR/2021 tentang Pemberlakuan Kembali Jam Kerja Normal di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh yang terbit pada 05 November 2021. 

Kota Banda Aceh terus menurun kasus Pandemi Covid-19, cenderung turun ke level 1. Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 58, Banda Aceh mengalami penurunan angka penyebaran Covid-19 dan di kategorikan  zona hijau yang beresiko rendah. Rabu (10/11)

Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Dr. H. Aslam Nur, MA mengatakan “ Berdasarkan instruksi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Aceh, saat ini Kota Bada Aceh telah di tetapkan menjadi Zona Hijau  penyebaran Covid-19.”

“Seluruh Pimpinan unit kerja tingkat Rektorat, Badan Lembaga dan Fakultas untuk memberlakukan kembali sistem kerja normal bagi tenaga kependidkan yang bekerja di lingkungan kampus dalam rangka memenuhi pelayanan enam hari kerja. Kata Aslam Nur

Dengan dikeluarkannya surat edaran ini, maka. Surat Edaran Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh Nomor: 338/UM.M/EDR/2021, tanggal 17 Syawal 1442 H / 29 Mei 2021 M. tentang pemberlakuan kembali jam kerja dengan sistem Ship di Unmuha Aceh di nyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.

Banda Aceh pun menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Aceh yang kini menerapkan PPKM Level 1. Partisipasi aktif masyarakat dalam menekan laju penyebaran virus Corona disebut menjadi kunci sukses Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyampaikan “Alhamdulillah Banda Aceh sudah turun ke level satu PPKM, dan ini baru satu-satunya di Aceh. Alhamdulillah juga semua daerah di Aceh kini masuk dalam zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19. Dengan kondisi ini, keran aktivitas masyarakat di segala lini dapat berangsur-angsur kita buka kembali”.

Pemko Banda Aceh dan stakeholder terkait sukses meraih simpati masyarakat dalam penanganan Covid-19. 

“Berkat kerja keras semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan hingga TNI/Polri, kita mampu membawa Banda Aceh ke level I PPKM. Ini harus kita jaga bersama hingga menuju zona hijau nantinya.” Kata Aminullah

Secara khusus, wali kota mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyukseskan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah. ” Secara umum vaksinasi Banda Aceh telah mencapai 80 persen lebih, tertinggi di Aceh. Cakupan vaksinasi bagi lansia juga terus kita galakkan,” ujarnya.

Wali kota juga menyampaikan update Covid-19 di Banda Aceh. “Hari ini tidak ada penambahan alias nol kasus Covid-19. Sementara yang masih terpapar tinggal 15 orang: hanya dua yang dirawat di rumah sakit dan 13 orang menjalani isolasi mandiri di rumah. Dan alhamdulillah juga tidak penambahan kasus meninggal dunia,” ucapnya.

Sebagai informasi, PPKM level 1 menunjukkan jumlah kasus positif Covid-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Sementara rawat inap di di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk per minggu, serta angka kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Indikator PPKM level 1 lainnya, yakni capaian total vaksinasi dosis satu minimal sebesar 70 persen dan capaian vaksinasi dosis satu lanjut usia di atas 60 (enam puluh) tahun minimal sebesar 60 persen. 

“Adapun aktivitas masyarakat di daerah yang berada di PPKM level 1 sudah mendekati normal. Namun ingat, kita harus tetap menerapkan prokes secara ketat,” pesan Aminullah. 

Himbauan kepada seluruh sivitas akademika agar semakin meningkatkan Taqwa kepada Allah SWT, dengan memperbanyak ibadah, tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta tetap berkoordinasi dengan  Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian  Covid-19 Universitas Muhammadiyah Aceh. Tutup Aslam Nur. (*)

Wartawan : Cut Ricky Firsta Rijaya
×
Berita Terbaru Update