Notification

×

Iklan

Iklan

Cari Peluang untuk Kerja Sama RI-Panama, Dubes Sukmo Blusukan

Jumat, 05 November 2021 | 08.59 WIB Last Updated 2021-11-05T01:59:49Z
Dok Foto : Duber RI untuk Panama menyerahkan cendramata berupa bubuk kopi.



GEMARNEWS.COM, PANAMA – Untuk mempromosikan Indonesia dan mencari peluang potensi kerja sama antara Indonesia dan Panama, Duta Besar LBBP RI Sukmo Harsono blusukan ke beberapa daerah di Panama.

Dalam kaitan ini, pada tanggal 2-3 November 2021, Duta Besar Sukmo Harsono yang didampingi oleh Counsellor Protokol dan Konsuler, Rheinhard Sinaga, dan Pastur Laurentius I Ketut Dawio, seorang Pastur WNI yang berasal dari Bali yang telah melayani di Panamá selama 7  tahun, telah melakukan kunjungan ke Kota David dan Boquete, Provinsi Chiriquí.

Dalam blusukan ini, Duta Besar dan delegasi melakukan serangkaian pertemuan dan kunjungan kepada Wali Kota David, Antonio Adolfo Araúz Avendaño, dan wakil perusahaan penghasil kopi Geisha di Finca Lamastus Elida Estate Coffee.

Dalam pertemuan dengan wali kota David, Sukmo menyampaikan usulan beberapa sektor yang dapat dikerjasamakan dengan Kota David.

”David adalah kota kedua terbesar setelah Panama City dan merupakan Ibu Kota Provinsi Chiriquí. Provinsi Chiriquí sangat menonjol di bidang pertanian dan peternakan. Supply produk pertanian untuk seluruh Panama mayoritas berasal dari Provinsi Chiriquí, sektor peternakannya juga memberikan kontribusi besar dalam perdagangan susu dan daging di Panama. Oleh karena itu, saya tawarkan kerja sama ekspor-impor daging sapi,” jelas Sukmo dalam rilis LBBP RI.

Dalam kunjungan ke perkebunan kopi Geisha, Elida Estate Coffee, Sukmo menjajaki kemungkinan kerja sama antara pengusaha Indonesia dan perusahaan Elida Estate Coffee.

”Saya mengajak Perusahaan Elida Estate Coffee, sebagai salah satu perusahaan terbesar produsen kopi Geisha untuk membuat semacam franchising kedai kopi yang dapat menjual kopi Geisha (Panama) dan kopi Luwak (Indonesia) antara pengusaha dari kedua kopi yang sudah sama-sama sangat terkenal di dunia ini,” kata Waketum Partai Bulan Bintang nonaktif itu.

Counsellor Protokol dan Konsuler Rheinhard Sinaga menambahkan, sebagai sesama produsen kopi, pihaknya menyampaikan bahwa Indonesia membuka kemungkinan kerja sama pengolahan kopi, misalnya craft coffee beer, antara pengusaha Indonesia dan Panama.

”Kami juga mengundang Wali Kota David untuk hadir dalam kegiatan outreach program yang diselenggarakan oleh CPOPC (Council of Palm Oil Producing Countries) untuk meningkatkan kapasitas petani smallholder kelapa sawit di wilayah Amerika Tengah dalam pencapaian SDGs 2030 serta penjajakan global alliance untuk petani smallholder kelapa sawit,” jelas Rheinhard Sinaga.

Pada pertemuan antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian Panama pada Juli 2021telah dibahas berbagai hal yang dapat dikerjasamakan antara Indonesia dan Panama, di antaranya, kelapa sawit dan kopi.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada usulan dari pihak Panama terkait kerja sama yang diinginkan. Panama saat ini menjadi salah satu eksportir minyak kelapa sawit sehingga diharapkan Panama ke depannya juga dapat menjadi anggota CPOPC.

 

Wali Kota David Antonio Adolfo Araúz Avendaño juga sangat mengapresiasi kunjungan Duta Besar dan delegasi ke Kota David yang dirasakannya timing-nya cukup tepat.

”Kota David yang saya pimpin memang terbuka untuk kerja sama dengan semua pihak. Dalam waktu dekat ini, David akan menyelenggarakan Feria Internacional de San José de David (semacam trade expo) yang akan diselenggarakan pada Maret 2022. Terkait kegiatan ini saya mengundang Duta Besar untuk kiranya dapat mengirimkan peserta untuk dapat hadir pada Feria Internacional dimaksud,” terangnya.

Duta Besar Sukmo Harsono menyambut baik undangan Wali Kota David untuk kegiatan Feria Internacional dan akan menghubungi pihak-pihak terkait di Indonesia untuk berpartisipasi.

Rolando Vargas, Wakil Perusahaan Elida Estate Coffee menyampaikan bahwa ide yang disampaikan Duta Besar dan tim sangat menarik. ”Saya akan menyampaikan dan membahas usulan Duta Besar kepada Pemilik Perusahaan dan setuju untuk melakukan zoom conference sebagaimana diusulkan oleh Duta Besar Sukmo Harsono untuk menjajaki lebih lanjut kerja sama yang diusulkan”, jelas Rolando Vargas. (*)

Rilis : Zakiyah Mahe Bujang
×
Berita Terbaru Update