Notification

×

Iklan

Iklan

Peringati Hari Guru, Disdik Aceh Berikan Hadiah Umroh Kepada Guru dan Tenaga Pendidik Berprestasi

Kamis, 25 November 2021 | 08.42 WIB Last Updated 2021-11-25T01:42:47Z

Gemarnews.com, Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh memberikan hadiah umrah pada sejumlah guru berprestasi di Aceh. Hal itu disampaikan dalam pengumuman pembagian hadiah kepada para pemenang lomba guru dan tenaga kependidikan berprestasi, Selasa (23/11/2021) malam di Aula Dinas Pendidikan Aceh.

Cabang lomba yang diumumkan tersebut diantaranya, guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi, pengawas berprestasi, tenaga administrasi berprestasi, tenaga perpustakaan berprestasi dan tenaga laboratorium berprestasi untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB/PKLK seluruh Aceh tahun 2021.

Untuk juara I pada tiap-tiap cabang lomba diberikan hadiah berupa umrah dan uang saku Rp 10 juta per orang, sementara untuk juara II uang saku Rp 7 juta per orang dan juara III uang saku Rp 6 juta per orang.

Kegiatan yang ikut dimeriahkan oleh grup band lokal – Apache 13 ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRA seperti Ketua Komisi VI DPRA, Irawan Abdullah, Iskandar Usman Al Farlaky, Ali Basrah, T. Raja Keumangan, Amiruddin Idris, Ali Basra, Jauhari Amin serta sejumlah tamu undangan, dan para guru dan tendik sebagai peserta dari seluruh Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM dalam sambutannya mengatakan, guru dan tenaga pendidik memiliki peran yang sangat penting sehingga perlu diapresiasi. Maka dengan adanya pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi tahun 2021 ini. Diharapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memacu semangat para guru dan tenaga kependidikan dalam menciptakan generasi penerus Aceh yang berkualitas.

“Acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan Dinas Pendidikan Aceh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memotivasi para guru, kepala sekolah, pengawas dan tenaga pendidik agar selalu senantiasa meningkatkan potensi diri sehingga dapat mencetak generasi Aceh yang berkualitas,” kata Alhudri.

Menurut Alhudri, jika diibaratkan pendidikan sebagai kereta api, maka guru adalah lokomotifnya, dengan kata lain guru adalah penggerak utama laju sebuah pendidikan. Oleh karena itu, Alhudri menegaskan bahwa kapasitas dan kualitas guru menjadi target yang perlu diperhatikan ke depan.

“Saya berharap agar guru dan tenaga kependidikan berprestasi ini, bukan hanya ajang untuk meraih juara, namun yang lebih penting adalah bagaimana dapat menghasilkan metode pembelajaran yang lebih bermutu, dapat dipraktekkan dalam menunjang kualitas pendidikan yang lebih baik ke depan,” kata Alhudri.

Sementara itu, Irawan Abdullah mengapresiasi kegiatan guru berprestasi yang digelar Dinas Pendidikan Aceh. Irawan menuturkan kualitas guru harus menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Aceh. Karena baiknya kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas guru dan infrastruktur pendukung. (*)

Wartawan : Tika Fitri Lestari


×
Berita Terbaru Update