Notification

×

Iklan

Iklan

Prajurit Kodim 0103 Aceh Utara Peringati Hari Pahlawan di Makam Cut Meutia

Kamis, 11 November 2021 | 15.44 WIB Last Updated 2021-11-11T08:44:41Z
Lhoksukon (Gemarnew.com)  - Biasanya para prajurit TNI- Polri melakukan upacara Hari Pahlawan di kompleks Taman Makam Pahlawan, yang telah tersedia di setiap daerah masing-masing. Hal berbeda malah muncul di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Para prajurit TNI Kodim 0103 Aceh Utara, Polres Aceh Utara dan Polres Lhokseumawe, Mahasiswa, Anggota Ormas, adik Adik Pramuka serta masyarakat malah harus terlebih dahulu menembus belantara hutan untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan.
Mereka rela naik-turun gunung, menyeberangi sungai, serta kehujanan hanya demi satu tujuan, yakni memperingati Hari Pahlawan di makam Pahlawan Nasional Cut Meutia.

Makam itu terletak di kawasan hutan lindung Gunung Lipeh, Ujung Krueng Kereuto, Pirak Timu, Aceh Utara, Aceh. Jika berangkat dari pusat Kecamatan Pirak Timu, dihabiskan waktu 12 jam melewati hutan, gunung, serta sungai.

"Para Prajurit Kodim 0103/Aceh Utara berangkat pada hari selasa (09/11/2021) kemarin. Nginap di hutan selama satu hari yang terus diguyur hujan dan paginya tepat di hari Rabu pada tanggal (10/11) melakukan upacara seadanya di makam Pahlawan Cut Meutia yang jauh dari perkotaan," kata Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P., Rabu, (10/11/2021) malam.

Upacara tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pesonel Kodim 0103/Acut, Polres Aceh Utara, dan Polres Lhokseumawe, Komunitas Motor Trail, mahasiswa dan adik-adik Pramuka, serta beberapa tokoh dan masyarakat Aceh Utara. Mereka secara sukarela ikut bersama tim hanya untuk menghormati Cut Meutia sebagai Pahlawan Nasional

"Kita ambil sisi berbeda pada tahun ini. Demi upacara Hari Pahlawan, kita sebagai Prajurit dan generasi muda siap jalan berjam-jam. Upacara sangat apa adanya. Tiang bendera saja pakai pohon kayu. Baju basah kuyup semuanya. Ini semua kami lakukan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang gugur melawan penjajah," . Ungkap Letkol Oke.

Kegigihan itu muncul dari ucapan presiden pertama RI, Bung Karno, yakni bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam.

"Kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat, maupun pahlawan bagi negeri Indonesia," sebut Letkol Oke.

Selain upacara bendera, para prajurit melakukan tabur bunga. Para prajurit dan tim lainnya juga memanjatkan doa bersama di makam Pahlawan Cut Meutia.(Red)
×
Berita Terbaru Update