Notification

×

Iklan

Iklan

Begini Proses Pemilihan Ilham Akbar Habibie menjadi Waketum Persatuan Insinyur Indonesia

Selasa, 21 Desember 2021 | 11.49 WIB Last Updated 2021-12-21T04:49:38Z


Gemarnews.com, Bali - Kongres Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dilaksanakan tanggal 16-18 Desember 2021 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin. Ketua Umum PII Periode 2018-2021 Dr. Ir. Heru Dewanto, ST., M.Sc.(Eng.), IPU., ASEAN Eng., ACPE, Juma’t (17/12/21) selaku Penanggung Jawab Kongres PII 2021 menyampaikan bahwa pentingnya PII bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang. 

Dr. Ir. Heru Dewanto menjelaskan bahwa kongres PII dengan sejumlah agenda terutama Pemilihan Wakil Ketua Umum PII Periode 2021-2024. Pada saat kongres yang dipilih bukan Ketua Umum (Ketum) PII saja, melainkan yang dipilih adalah Wakil Ketua Umum (Waketum), ini merupakan hal yang berbeda dengan persatuan profesi lainnya. Aturan di PII secara otomatis dalam kongres menetapkan Waketum periode sebelumnya (Periode 2018-2021) menjadi Ketum Periode 2021-2024 Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga, ST., M.Eng.Sc., IPU.

Waketum Terpilih Periode 2021-2024 Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl. Ing, MBA., IPU melalui 2 putaran dengan perolehan suara yang sangat bersaing diantara 2 calon. Calon Waketum sesuai nomor urut: 1). Ir. Desiderius Viby Indrayana, ST., MM., MT., IPU, 2). Ir. Dwi Satriyo Annurogo, MT., IPU, 3). Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl. Ing, MBA., IPU, 4). Dr. Ir. Isradi Zainal, ST., MT, SH., MH., MM., DESS, IPU, ASEAN Eng, 5). Ir. Sutopo Kristanto, MM., IPU dan 6). Ir. Tonny Hari Widiananto, M.Sc., IPU, ASEAN Eng.

Dr. Ir. Dahlan, S.Hut., M.Si., IPU, sekretaris Pengurus Cabang PII Aceh Besar yang mengikuti proses pemilihan Waketum PII Periode 2021 – 2024 mengatakan proses pemilihan Waketum PII membutuhkan waktu yang panjang.

 “Semula direncanakan hanya membutuhkan waktu 2 jam 30 menit dari pukul 16:00-18:30 WITA, kenyataannya selesai kongres sekitar pukul 3 pagi (19/12/2021). Terlambatnya selesai kongres, akibat banyaknya instruksi dari anggota kongres dan proses pemungutan suara dua putaran. Putaran pertama dari 6 calon, satu calon mengundurkan nomor urut 4. Hasil perolehan suara pada putaran pertama dari kelima calon tidak dapat memenuhi suara 50%+1, sehingga harus dilakukan putaran kedua, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di kongres”, terang Dr. Ir. Dahlan.

Lebih lanjut Dr. Ir. Dahlan juga Ketua Jurusan Biologi FMIPA USK Banda Aceh menjelaskan pada putaran kedua diambil 2 calon tertinggi yaitu Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, Dipl. Ing, MBA., IPU nomor urut 3 dan Ir. Sutopo Kristanto, MM., IPU nomor urut 5. Pada pemilihan ini dimenangkan oleh Ilham Akbar Habibie. “Akhirnya Ilham Akbar Habibie terpilih secara demokrasi dan profesional”, terang Dahlan. []

Wartawan : Bahagia Ishak


×
Berita Terbaru Update