Notification

×

Iklan

Salim Fakhri : Mafia Pupuk Harus Dilibas

Jumat, 04 Maret 2022 | 18.17 WIB Last Updated 2022-03-04T12:18:50Z

Gemarnews.com, Aceh Tenggara - Petani Korban Banjir beberapa Bulan lalu di 3 Kecamatan Aceh Tenggara Terima Bantuan Benih padi Unggul sebayak 8,825. kg atau setara dengan 8,8 Ton lebih Bantuan dari dana APBN  Kementerian Pertanian RI, Merupakan Pokok Pikiran  (POKIR) dari Anggota Komisi IV DPR RI H M Salim Fahri SE MM. berlangsung di Kute Lesung Kecamatan Lawe Sumur Kamis (3/3/2022).

Penyerahan Benih Padi Unggul ini berlangsung di Kute Lesung Kecamatan Lawe Sumur di Serahkan secara Simbolos oleh H M Salim Fahri, di susul Deni Febrian Roza Ketua DPRK, Mhd Ridwan Sekda Mewakili Bupati Raidin Pinim,  Riskan SP, Kadis Pertanian, Sadli Kadis Sosial dan Muspika Kecamatan yang di terima oleh 18 Ketua Kelompok Tani yang terkena Banjir yaitu Kecamatan Bambel, Lawe Sumur dan Bukit Tusam.

Acara Penyerahan Benih padi Unggul ini di Hadiri para  Penghulu (kepala Desa) Ketua Kelompok Tani, dan anggota kelompok  kegiatan di selenggarakan oleh Dinas Pertanian melalui BPP Kecamatan Masing masing.

Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim melalui Sekda Mhd Ridwan menyampaikan Ucapan Terima kasih Kepada Bapak H M Salim Fahri sebagai Anggota  Komisi IV DPR RI yang juga Putra daerah Aceh Tenggara yang telah bayak membatu masyarakat Aceh Tenggara selama ini dalam setiap kesempatan baik Berupa Benih  Padi Unggul saat ini, benih Jangung, Bibit Bawang, Ikan dan Ratusan Alat Alat Mesin pengolah pertanian Mulai dari traktor besar dan kecil  yang Nilainya telah mencapai Ratusan milyar melalui Dana APBN di Kementerian Pertanian. oleh karena itu jadi sudah sewajarnya dan sepatutnya kita berterima kasih kepada beliau.

Mhd Ridwan Berpesan kepada para Petani kiranya Bibit bantuan ini dapat di pergunakan dan di manfaatkan sebaik baiknya dan di tanam untuk meningkatkan pendapatan dan ekonomi penerima bantuan yang terkena korban Banjir bulan lalu di tiga kecamatan Aceh Tenggara yang menelan korban harta dan melanda Ribuan Hektar lahan pertania daerah ini.

Ketua DPRK  Deni Febrian Roza. dalam kata Sambutannya juga menyampaikan kepada Masyarskat Aceh Tenggara, Bahwa masalah kelangkaan pupuk bersubsidi jenis Urea, Penjualan dengan sistim Gandeng dengan pupuk non subsidi selama ini, Bahwa hal tersebut tidak dapat di benarkan dan Illegal. Jelas Deni.

Deni Minta Apabila ada Kios atau Pengencer yang membebani atau mewajibkan petani membeli dengan pola Gandeng dan menjual pupuk di atas harga Enceran tertinggi (HET) Kiranya dapat mempoto Nama Kiosnya siapa Pemilik dan melaporkan pelaku kepada APH terdekat atau Komisi Pengawasan Pupuk  dan Pestisida (KP3), untuk dapat di ambil tindakan Tegas Jelas Deni.

H M Salim Fahri. yang turut Hadir dalam penyerahan Pokirnya ini, menyampaikan dalam waktu tidak terlalu lama pihaknya telah mampu membantu masyarakat Aceh Tenggara khususnya yang terkena Banjir di tiga kecamatan bulan lalu melalui dana APBN dari Kementerian Pertanian hari ini telah dapat di terima oleh para petani berupa Benih padi Unggul sebayang 8,8 Ton lebih.

Dalam Waktu Dekat kembali akan dapat menyalurkan Benih Jagung Unggul kepada masyarakat Aceh Tenggara khususnya yang terkena banjir lalu.

Pada kesempatan ini juga Fahri mensinyalir selama ini yang memanpaatkan dan minikmati pupuk Bersubsidi di duga tidak tepat sasaran.bahkan bagi pengusaha perkebunan Sawit yang memiliki lahan sawit puluhan bahkan Ratusan Hektar. Bukannya pada petani yang berhak.

Oleh karena itu Dia minta kepada Aparat Penegak Hukun khususnya KP3 agar dapat melibas para Mafia Pupuk baik dari Distributor, pengencer dan oknum oknum penyuluh ” Mafia Pupuk Harus kita Libas”  tegad Fahri.

dan tidak ada istilah penjualan pupuk ganteng hal itu tidak dapat di benarkan.Tegasnya di sambut meriah para petani yang hadis.(*)
×
Berita Terbaru Update