Notification

×

Iklan

Pelaksanaan BIAN di Aceh Targetkan 1,4 Juta Anak

Rabu, 18 Mei 2022 | 21.26 WIB Last Updated 2022-05-18T14:26:14Z

Gemarnews.com, Banda Aceh - Sebanyak 1,4 Juta anak Aceh akan menjadi sasaran program Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang mulai dilaksanakan pada bulai Mei ini. 

Hal itu disampaikan  Kadinkes Aceh dr. Hanif saat memberikan keterangan pers kepada awak media sesaat setelah Kadinkes mengikuti virtual meeting Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di gedung Museum Aceh pada Rabu Siang (18/05).

"Tadi sudah sama-sama kita saksikan bahwa Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional rencananya tadi dibuka oleh Bapak Presiden, tetapi terakhir dicanangkan oleh menteri kesehatan. Ini artinya BIAN ini sudah kita mulai, tanggal 18 Mei sampai dengan bulan Juni nanti. Targetnya satu bulan. Mudah-mudahan ini dapat kita laksanakan serentak diseluruh Aceh, sesuai dengan harapan Bapak Presiden, sesuai dengan harapan Bapak Menteri dan juga harapan kita semua", sebut dr. Hanif.

Kadinkes menjelaskan bahwa khusus untuk provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau, untuk anak usia 9 bulan sampai dengan usia anak kurang dari 15 tahun diberikan juga Imunisasi Tambahan Campak Rubella disamping mengejar imunisasi yang lain yang tertinggal guna melengkapi dosis imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. 

Untuk Aceh rencananya Kamis besok (19/05) akan dilakukan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional tingkat provinsi Aceh. Pencanangan ini dipusatkan di Dayah Madinatuddiniyah atau yang lebih dikenal dengan Dayah Abu Paloh Gadeng, Aceh Utara. 

Rencananya pencanangan besok akan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Aceh dan Forkopimda Kabupaten Aceh Utara serta UNICEF dan mitra pelaksana, Yayasan Darah Untuk Aceh dan perwakilan dari Kemenkes.

Secara Nasional Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) untuk 
Tahun 2022 di laksanakan di Gedung Daerah Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Rabu (18/5/2022). Acara itu ikut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.

_Menkes Minta Orang Tua Pastikan Anak Diimunisasi Lengkap_

Saat membuka pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Secara Nasional, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta para orang tua memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap. Tujuannya agar anak terlindung dari penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.

"Imunisasi melindungi anak agar saat dewasa mereka jadi jauh lebih sehat dan pintar," katanya Rabu (18/5/2022).

Pemberian imunisasi ditujukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi seperti hepatitis, campak, rubella, polio, tetanus, dan difteri. 

Menkes mengatakan, pencegahan penularan penyakit dengan imunisasi jauh lebih murah dibandingkan biaya yang diperlukan untuk mengobati serangan penyakit.

"Bayangkan kalau sakit, ada obat antivirus itu biayanya sampai jutaan bahkan puluhan juta rupiah, apalagi kalau sampai masuk ke ruang ICU," katanya.

Dikutip dari Kemenkes, BIAN ini bertujuan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi, seperti Campak, Rubella, Polio, Difteri, Pertusis (Batuk Rejan), Hepatitis B, Pneumonia (radang paru dan Meningitis (radang selaput otak). 

BIAN, adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubella serta melengkapi dosis imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. 

BIAN mulai diberikan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Sekolah dan Pos Imunisasi lainnya mulai bulan Mei 2022. Yang termasuk fasilitas pelayanan kesehatan itu bisa di Puskesmas, Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya.

Khusus untuk provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau, untuk anak usia 9 bulan sampai dengan usia anak kurang dari 15 tahun diberikan Imunisasi Tambahan Campak Rubella.

Bawalah anak anda ke Fasyankes dan Pos Pelayanan BIAN, mulai bulan MEI 2022 ini untuk melindungi anak-anak Indonesia dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi. ()

Pewarta : Bahagia Ishak
×
Berita Terbaru Update