Notification

×

Iklan ok

Ini Identitas Warga Yang Meninggal Dunia Usai Keluar Dari Kamar Kecil di SPBU

Jumat, 25 November 2022 | 20.37 WIB Last Updated 2022-11-25T13:36:59Z

Gemarnews.com, Aceh Besar -
Identitas warga yang meninggal dunia seusai keluar dari kamar kecil di salah satu stasion pengisian bahan balan di jalan lintas nasional Banda Aceh - Medan akhirnya berhasil diungkap oleh pihak Kepolisian pada Jum'at (25/11/2022).


Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam. SIK. MH melalui kasat Reskrim AKP Ferdian Candra, S.Sos. MH mengatakan Korban bernama M.Yusuf (71) warga Jurong. Cot Kuala RT 007/- Kec. Suka Jaya Kota Sabang, korban juga sehari - hari bekerja sebagai salah seorang petani.

"Hasil pemeriksaan visum luar berdasarkan dari Ciri-ciri yang didapat pada tubuh mayat tidak ada ditemukan adanya luka atau indikasi/ataupun adanya tanda-tanda Kekerasan pada tubuh Mayat." ucap Fedian Candra.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa pada hari Jumat tanggal 25 November 2022 sekira pukul 07.00 wib, korban naik mobil L300 yang dikemudikan oleh Hasanuddin didaerah Trienggadeng Pidie jaya menuju Banda Aceh pada saat sampai di SPBU Aneuk galong sekira pukul 10.00 wib korban pergi ke kamar kecil.

"Sewaktu keluar dari kamar mandi korban tidak sadarkan diri dan langsung dibantu oleh sopir dan penumpang lain dan membaringkan di atas koper penumpang dan kemudian memanggil mobil ambulans yg kebetulan ada di SPBU dan kemudian membawa korban ke RS SATELIT dan menghubungi Polsek Indrapuri." ujarnya.

Pihak Polsek Indrapuri langsung mendatangi RS SATELIT untuk penanganan lebih lanjut dan menghubungi UR identifikasi sat Reskrim polres Aceh besar. Sekira Pukul 12.30 Wib, tim identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Besar langsung menindaklanjutinya dengan cara turun ke Rumah Sakit dan melalukan pemeriksaan.

"Dari hasil identifikasi mayat tanpa identitas oleh Tim Ur Identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Besar yang didapatkan dari mengambil sidik jari mayat yang kemudian dicocokan dengan indetitas kependudukan korban."

Kini Jenazah korban telah dijemput dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk disemayamkan di Kota Sabang, namun petugas Kepolisian telah menyarankan utk dilakukan otopsi terhadap korban.

"Akan tetapi pihak keluarga korban menolak utk dilakukan otopsi walaupun utk penyelidikan ataupun penyidikan dgn alasan keluarga sudah mengikhlaskan atas meninggalnya korban." tutup Ferdian Candra. [Cut Ricky]
×
Berita Terbaru Update