Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di wilayah binaan. Pemantauan harga sembako merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mengawasi kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa turun langsung ke sejumlah kios dan pedagang di pasar Keude Ulee Gle untuk melakukan pengecekan harga. Dari hasil pemantauan, harga sembako terpantau relatif stabil dan belum ditemukan adanya kenaikan harga yang signifikan.
Adapun komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Seluruh bahan pokok tersebut masih dijual dengan harga yang normal dan terjangkau oleh masyarakat.
Serka Abdi Setia Putra menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga serta mencegah adanya penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.
“Pemantauan harga sembako akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat serta untuk menjaga stabilitas ekonomi di wilayah Kecamatan Bandar Dua,” ujarnya.