Aceh Timur,Banda Aceh – Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh, Jumat malam (27/2/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, usai pelaksanaan shalat tarawih.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh, para asisten Sekda, staf ahli gubernur, kepala SKPA, serta Ketua TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Aceh.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini bertujuan mengisi kekosongan jabatan sekaligus melakukan penyegaran organisasi agar kinerja pemerintahan semakin responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menyampaikan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mekanisme manajemen talenta ASN.
“Visi Pemerintah Aceh ‘Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan’ harus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan dan langkah kerja,” ujar Mualem.
Visi tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui tujuh misi utama, termasuk pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah, optimalisasi kekhususan Aceh, serta penguatan kemandirian ekonomi melalui hilirisasi, industrialisasi, dan digitalisasi.
M. Ikhsan Ahyat Pimpin Sekretariat Baitul Mal Aceh
Salah satu pelantikan yang menjadi perhatian adalah pengangkatan M. Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.P sebagai Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh.
Ia merupakan birokrat senior yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur serta Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur.
Profil Singkat M. Ikhsan Ahyat
M. Ikhsan Ahyat dikenal sebagai sosok berpengalaman dalam tata kelola pemerintahan daerah. Saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur, ia fokus pada penguatan manajemen pendidikan, peningkatan mutu sekolah, serta pembinaan tenaga pendidik.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Timur, jabatan tertinggi dalam struktur ASN di tingkat kabupaten yang bertugas membantu Bupati dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah.
Selama mengemban amanah tersebut, ia berperan dalam:
Mengawal kebijakan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM daerah.
Mengkoordinasikan jalannya roda pemerintahan kabupaten.
Mendorong peningkatan disiplin serta profesionalisme ASN.
Menguatkan tata kelola administrasi dan pembangunan daerah.
Penguatan Pengelolaan Zakat
Gubernur berharap, dengan kepemimpinan baru di Sekretariat Baitul Mal Aceh, pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan zakat produktif di Aceh dapat semakin transparan, efisien, dan akuntabel.
Menurutnya, peran Baitul Mal sangat strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat serta pemberdayaan ekonomi umat berbasis syariat Islam.
“Pengelolaan zakat harus mampu memperluas partisipasi masyarakat dan berdampak nyata terhadap pengentasan kemiskinan,” tegasnya.
Selain M. Ikhsan Ahyat, sejumlah kepala dinas dan pejabat eselon II lainnya juga turut dilantik. Seluruh pejabat diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor, mempercepat realisasi anggaran tahun 2026, serta menjaga akuntabilitas dalam setiap program kerja.
Dengan langkah ini, Gubernur optimistis soliditas dan kinerja birokrasi Pemerintah Aceh akan semakin meningkat dalam mewujudkan target pembangunan hingga 2030 demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah.
Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah:
1. Ir. T. Robby Irza, S.SiT, M.T — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh.
2. Dr. A. Murtala, M.Si — Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh.
3. Ir. Abdullah, ST, CFrA, CITA — Inspektur Aceh.
4. Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh.
5. Dr. Ir. Zulkifli, M.Si — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aceh.
6. Murthalamuddin, S.Pd, MSP — Kepala Dinas Pendidikan Aceh.
7. Erwin Ferdinansyah, ST, MT — Kepala Dinas Pengairan Aceh.
8. Dr. Muhazar H, SKM, M.Kes — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin.
9. drh. Safridhal — Kepala Dinas Peternakan Aceh.
10. Reza Ferdian, S.STP, M.Si — Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh.
11. Reza Saputra, SSTP, M.Si — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh.
12. Dr. T. Aznal Zahri, S.STP, M.Si — Kepala Dinas Pertanahan Aceh.
13. Taufik, ST, M.Si — Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh.
14. Dr. Munawar, MA — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh.
15. Asnawi, ST, M.S.M — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh.
16. Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev — Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.
17. Budi Afrizal, SKM, MKM — Kepala Dinas Sosial Aceh.
18. Bahrón Bakti, ST, MT — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh.
19. Dr. Husnan, ST, MP — Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Hubungan Kerja Sama.
20. Bob Mizwar, S.STP, M.Si — Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh.
21. Teuku Hendra Faisal, SE, M.Si — Wakil Direktur Administrasi dan Umum Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin.
22. dr. Novita, Sp.JP(K) — Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin.
23. Zahrol Fajri, S.Ag, M.H — Kepala Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh.
24. Daniel Arca, A.Ks, M.Si — Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh.
25. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.A.P — Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh
