Notification

×

JATAM Metro Mulai Verifikasi Lapangan Program Kandang Mitra Untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Selasa, 27 Januari 2026 | 23.24 WIB Last Updated 2026-01-27T16:24:43Z


 


GEMARNEWS.COM, METRO  – Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kota Metro resmi memulai tahapan survei lokasi dan verifikasi lapangan untuk program RTL survei lokasi Mitra JATAM". Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah dicanangkan sebelumnya untuk mengakselerasi pemberdayaan ekonomi jamaah. Dalam survei perdana yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026 ini, tim verifikasi JATAM memfokuskan kegiatan pada Kloter Pertama dengan prioritas pengembangan di sektor perunggasan (unggas).


​Ketua JATAM Metro, Adi Mutakin menjelaskan bahwa pemilihan sektor unggas pada tahap awal ini didasari oleh analisis ekonomi strategis. Unggas dinilai memiliki siklus panen yang relatif cepat (short-term), sehingga mampu memberikan dampak perputaran ekonomi langsung bagi mitra binaan. "Ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan sebuah gerakan pemberdayaan yang terukur. Kami ingin memastikan lahan-lahan tidur milik jamaah bertransformasi menjadi aset produktif yang mampu menopang kedaulatan pangan lokal," ujar Adi di sela-sela kegiatan survei.


​Sementara itu, Pembina JATAM Lampung yang juga merupakan konsultan peternakan, Drh. Purnama Edy turut memberikan pendampingan dalam proses verifikasi ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan program Kandang Mitra tidak hanya bergantung pada semangat, tetapi juga pada kelayakan teknis dan manajemen pemeliharaan yang ketat.


​Menurut Drh. Purnama Edy, aspek kesehatan lingkungan dan bio security menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam budidaya unggas modern. "Kami tidak ingin mitra hanya sekadar memelihara, tapi harus berorientasi bisnis yang profesional. Oleh karena itu, survei ini sangat krusial untuk memastikan lokasi kandang memenuhi syarat kesehatan ternak, sirkulasi udara yang baik, serta jarak yang aman dari pemukiman. Kita ingin mencetak peternak yang bankable dan berkelanjutan, bukan sekadar musiman," tegasnya.


​Adi Mutakin menanggapi tingginya animo masyarakat yang mendaftarkan lahannya, JATAM menerapkan sistem survei berbasis kloter atau gelombang. Hal ini dilakukan untuk menjamin kualitas verifikasi agar setiap lokasi mendapatkan analisis kelayakan yang komprehensif, mulai dari aspek lingkungan hingga akses logistik. "Bagi calon mitra yang belum mendapatkan giliran survei hari ini, kami mengimbau untuk tidak khawatir. Data Anda sudah masuk dalam inventaris kami. Tim teknis telah menyusun jadwal survei susulan untuk kloter berikutnya yang akan segera dilaksanakan," tambah Adi Mutakin.


​Langkah sistematis JATAM ini diharapkan menjadi pilot project pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian modern yang profesional, transparan, dan berkemajuan. (adi/pri/red)

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update