Pembersihan dilakukan karena kondisi sekolah dipenuhi lumpur sisa banjir yang cukup tebal, sehingga menghambat proses belajar mengajar.
Kehadiran Babinsa di lokasi menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi bangsa.
“Lumpur yang masuk ke area sekolah cukup banyak, sehingga membutuhkan waktu beberapa hari untuk membersihkannya secara menyeluruh,” ujar Kopda Aldino Falfa.
Ia menjelaskan, sekolah menjadi prioritas utama pembersihan agar anak-anak tidak terlalu lama diliburkan dan dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
“Sebagai Babinsa, kami selalu siap membantu masyarakat, apalagi sekolah sangat penting agar anak-anak generasi bangsa bisa segera kembali bersekolah,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kopda Aldino Falfa bersama warga setempat bekerja keras mengangkat dan membersihkan lumpur dari ruang kelas serta halaman sekolah. Warga berharap dengan adanya kerja sama tersebut, aktivitas pendidikan dapat segera pulih.
Jika lumpur sisa banjir tidak segera dibersihkan, dikhawatirkan proses belajar mengajar akan terhenti lebih lama dan berdampak pada kualitas pendidikan anak-anak di desa tersebut.
Melalui kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat, pembersihan sekolah diharapkan dapat segera rampung sehingga anak-anak dapat kembali menimba ilmu dengan aman dan nyaman. tuturnya.