Gemarnews.com, Kuala Simpang – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Bantuan donasi kemanusiaan bagi korban bencana banjir bandang di Aceh disalurkan melalui Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (12/1/2026).
Sebelum penyaluran bantuan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kota Bima telah berkoordinasi dengan Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, SP, MA, di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, lantai III Kantor Gubernur Aceh.
Melalui koordinasi tersebut, Plt. Kalak BPBA memberikan arahan agar bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kota Bima diserahkan melalui BPBD Kabupaten Aceh Tamiang serta disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Ia juga menitipkan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kota Bima atas solidaritas yang diberikan mewakili Pemerintah Aceh.
Penyerahan bantuan kemanusiaan dilakukan setibanya rombongan BPBD Kota Bima di Kuala Simpang, ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan diwakili langsung oleh Kalak BPBD Kota Bima, A. Faruk, S.ST.Par., M.Si, didampingi Plt. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Immawan Muslimin, ST., M.Eng.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ikhwan Julmi, perwakilan masyarakat Bima di Aceh yang juga mantan relawan tsunami Aceh 2004 sekaligus staf BPBA, Ahmad Haeqal Asri selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh beserta tim, Variadi perwakilan Indonesia Off-road Federation (IOF) Aceh, serta Yedi Aprisa asal Aceh yang merupakan eks pekerja NGO di Bima.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Bima terhadap saudara-saudara kita di Aceh yang terdampak bencana,” ujar A. Faruk.
Adapun bantuan kemanusiaan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, Iqra, perlengkapan salat dan sound system masjid, peralatan dapur seperti penanak nasi, kompor gas, alat masak, penggorengan, perlengkapan minum, serta hygiene kits dan ember. Bantuan tersebut didistribusikan untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.
Pascabencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh pada akhir November 2025 lalu, Pemerintah Kota Bima bersama masyarakat tidak hanya menggalang donasi, tetapi juga terus memanjatkan doa agar bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Pulau Sumatera segera berakhir dan kondisi masyarakat dapat pulih kembali.
Selain Aceh Tamiang, bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kota Bima juga diserahkan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Timur. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Perwakilan masyarakat Aceh yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian masyarakat Kota Bima, serta mendoakan agar seluruh donatur diberikan kelancaran rezeki.
Sementara itu, Ahmad Haeqal Asri yang juga Ketua IOF Aceh menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, pimpinan OPD, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kota Bima atas dukungan dan partisipasinya.
“Solidaritas kemanusiaan masyarakat Bima bukan hanya tentang bantuan kebencanaan, tetapi juga upaya mempererat silaturahmi dengan Aceh. Hubungan Kesultanan Bima dan Aceh memiliki akar sejarah dan keagamaan yang kuat dalam penyebaran Islam Nusantara,” tutup A. Faruk