Notification

×

Khotmil dan Haflah Al-Qur’an di MBS Wonopringgo, Santri Belia Asal Pekalongan ini Mampu Hafal 7 Juz

Senin, 16 Februari 2026 | 11.01 WIB Last Updated 2026-02-16T04:01:14Z


 

GEMARNEWS.COM, PEKALONGAN – Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Khotmil Al-Qur’an ke-14 dan Haflah Al-Qur’an ke-5 yang digelar di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidz Qur’an Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an sekaligus menampilkan capaian hafalan terbaik para peserta.


Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Dwi Afiliyani (16), siswi kelas XI MBS Tahfidz Qur’an Wonopringgo. Dalam kegiatan khataman tersebut, Dwi berhasil menghafal 7 juz Al-Qur’an, melebihi target minimal 3 juz yang ditetapkan panitia.


Dwi mengungkapkan, keikutsertaannya dalam program tahfidz tidak lepas dari tekad pribadi untuk meraih masa depan pendidikan yang lebih baik. Ia mengaku memiliki tujuan jangka panjang untuk mendapatkan beasiswa kuliah melalui jalur prestasi tahfidz.


“Awalnya memang sangat sulit, tapi saya berusaha terus. Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ujar Dwi usai mengikuti rangkaian khataman, Sabtu (14/2/2026).


Ia menjelaskan, metode yang diterapkannya dalam menghafal Al-Qur’an dilakukan secara bertahap, dimulai dengan membaca ayat secara berulang, kemudian menghafalkannya, dan terus mengulang hingga benar-benar melekat dalam ingatan. Tantangan terberat yang dihadapinya adalah menjaga konsistensi hafalan, terutama pada bagian akhir ayat yang kerap terlupa.


“Kalau sudah lupa di akhir ayat, harus mengulang lagi dari bagian sebelumnya. Itu yang paling berat,” katanya.


Dalam keseharian, Dwi menjalani latihan hafalan secara disiplin. Ia menargetkan setidaknya dua blok hafalan setiap hari, dengan target capaian sekitar tiga halaman per bulan. Usaha tersebut membuahkan hasil yang membuatnya merasa bangga dan bahagia.


“Perasaannya senang sekali, karena apa yang diusahakan akhirnya tercapai,” tuturnya.


Sementara itu, Pengasuh MBS Wonopringgo, Saifurrohman, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini terdiri dari dua agenda utama, yakni Khotmil Qur’an Bil Ghaib ke-14 dan Haflah Al-Qur’an ke-5.


Menurutnya, Haflah Al-Qur’an tahun ini terasa istimewa karena menghadirkan qari dan hafidz tingkat nasional hingga internasional. Salah satu tamu kehormatan yang hadir adalah Ustazah Zahra Naswa, seorang juara internasional yang pada tahun sebelumnya batal hadir karena alasan kesehatan.


“Alhamdulillah tahun ini beliau bisa hadir. Tahun lalu sebenarnya sudah kami undang, tetapi berhalangan karena sakit,” ujar Saifurrohman.


Ia menambahkan, tema utama kegiatan tahun ini adalah membumikan Al-Qur’an, khususnya di lingkungan pesantren. Melalui kegiatan ini, pihak pesantren ingin menanamkan pesan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dihafalkan, tetapi juga dicintai dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


“Kegiatan ini adalah milik para pecinta Al-Qur’an. Harapannya, kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin bertambah dan mampu melahirkan prestasi-prestasi, bahkan hingga tingkat internasional,” jelasnya.


Saifurrohman menyebutkan, dalam kegiatan Khotmil Qur’an Bil Ghaib diikuti oleh 32 santri, sementara Haflah Al-Qur’an menampilkan sekitar enam qari dan hafidz. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi para santri untuk meningkatkan kualitas hafalan dan prestasi.


Melalui kegiatan Khotmil dan Haflah Al-Qur’an ini, MBS Tahfidz Qur’an Wonopringgo menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan umat.(*)

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update