Notification

×

Problematika RSUDZA Hingga Harapan Masyarakat Kepada Direktur Baru Yang Berkualitas dan Bersih.

Selasa, 03 Februari 2026 | 01.16 WIB Last Updated 2026-02-02T18:16:57Z
foto; website RSUDZA.

Banda Aceh — RSUDZA (Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin) adalah Rumah Sakit Kelas A Pendidikan milik Pemerintah Aceh, yang berfungsi sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Aceh dan juga sebagai rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. RSUDZA juga memiliki status akreditasi Syariah dan telah meraih akreditasi Paripurna.
‎RSUDZA memiliki jumlah dokter spesialis dan subspesialis yang dimiliki berjumlah kurang lebih 300 orang sangat berpengaruh langsung terhadap aspek layanan. RSUDZA juga memiliki peran dalam mendidik dan tempat karateristik calon dokter, spesialis, dan subspesialis yang proposional. 
‎Namun sayangnya, RSUD ini memiliki permasalahan yang kompleks mulai dari pelayanan kesehatan sampai tender/ pengadaan kepada pihak ketiga pun tidak ada kejelasannya.
‎Seperti layanan CT Scan di RSUDZA merupakan fasilitas radiologi untuk diagnosis penyakit yang sempat mengalami kerusakan pada komponen tabung alatnya per akhir 2025. Akibat kerusakan tersebut, layanan seringkali dialihkan ke RS lain. Sekilas kita flashback pada tahun 2019 lalu yang melibatkan mantan Direktur RSUZA itu sendiri.
‎Contoh lainnya seperti dua Minggu lalu RSUDZA juga menjadi sorotan publik menyusul mencuatnya informasi mengenai beban utang yang disebut mencapai ratusan miliar rupiah. Kondisi tersebut sejalan dengan meningkatnya keluhan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
‎Masyarakat sangat berharap kepada Gubernur agar dapat menetukan pemimpin yang dapat membuat perubahan terhadap Rumah Sakit kebanggaan masyarakat Aceh ini.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update