Notification

×

Di Paripurna DPRA, Martini Tegas: Jangan Jadikan DPR Tempat Melindungi Mafia

Kamis, 12 Maret 2026 | 11.44 WIB Last Updated 2026-03-12T04:44:16Z
Gemarnews.com, Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai NasDem, Martini, melontarkan kritik keras terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) serta kinerja lembaga legislatif yang dinilai belum sepenuhnya menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Martini dalam Rapat Paripurna DPRA yang berlangsung di Gedung Utama DPRA, Banda Aceh, Rabu (11/3/2026).

Dalam penyampaiannya, Martini mengingatkan agar lembaga legislatif tidak disalahgunakan untuk melindungi kepentingan pihak-pihak tertentu. Menurutnya, DPRA merupakan lembaga yang memiliki marwah tinggi sebagai perwakilan rakyat Aceh.

“DPR ini lembaga yang bermarwah. DPR ini yang mengawasi seluruh anggaran, seluruh uang rakyat, karena DPR ini adalah perwakilan rakyat. Bukan justru DPR ini lembaga yang melindungi mafia dan bandit-bandit,” tegas Martini di hadapan sidang paripurna.
Ia menegaskan bahwa anggota DPRA merupakan wakil rakyat yang dipilih langsung oleh masyarakat Aceh, sehingga setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Lembaga DPRA ini adalah lembaga yang terhormat. Harapan saya jangan ada isu-isu negatif tentang lembaga ini. Karena di dalam lembaga ini adalah anggota DPR terpilih yang dipilih oleh masyarakat lima juta lebih, perwakilan yang mereka hantarkan ke sini. Sehingga satu rupiah pun itu harus memihak kepada rakyat,” ujarnya.

Selain menyoroti pengelolaan anggaran, Martini juga mengkritik minimnya respons lembaga legislatif terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh.
Ia mengaku prihatin karena hingga kini masih banyak warga yang bertahan di pengungsian dengan berbagai keterbatasan, sementara para wakil rakyat bekerja di ruang yang nyaman.

“Hari ini kita duduk di ruang ber-AC pimpinan. Bagaimana masyarakat kita hari ini di bawah tenda, mereka makan seadanya. Bahkan uang jajan anak saja mereka tidak punya,” ungkapnya.

Martini mengingatkan bahwa setiap anggota dewan telah mengucapkan sumpah jabatan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Karena itu, ia berharap lembaga legislatif Aceh dapat menjaga marwah institusi serta memastikan setiap kebijakan dan anggaran benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Pungkasnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update