Notification

×

Cegah Abrasi, TNI dan Warga Hijaukan Bantaran Krueng Tiro di Mutiara Timur

Sabtu, 18 April 2026 | 09.26 WIB Last Updated 2026-04-18T02:26:15Z
GEMARNEWS.COM, PIDIE – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana terus dilakukan jajaran TNI di Kabupaten Pidie. Personel Koramil 24/Mutiara Timur, Kodim 0102/Pidie, bersama masyarakat melaksanakan penanaman pohon di bantaran Krueng Tiro, Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Jumat ,17 april 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung Danramil 24/Mutiara Timur, Kapten Inf Yunus Emha, S.Pd., SH, sebagai bentuk respons terhadap kondisi bantaran sungai yang sempat terdampak banjir pada November 2025 lalu. Penanaman difokuskan di sepanjang tepian sungai, khususnya di sekitar Jembatan Garuda yang dinilai rawan abrasi dan pengikisan tanah.

Kapten Yunus Emha menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur alami bantaran sungai sekaligus memulihkan ekosistem yang terganggu akibat banjir.

“Pohon yang ditanam akan menjadi benteng alami penahan erosi. Selain memperkuat tanah di pinggir sungai, ini juga bagian dari upaya mitigasi bencana agar risiko banjir ke depan dapat diminimalisir,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjaga lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian alam.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah jenis pohon keras ditanam, seperti asam jawa, mahoni, sentang, dan bayur. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki sistem perakaran kuat yang mampu menahan longsor serta menjaga kestabilan tanah di sepanjang bantaran sungai.

Danramil berharap, pohon-pohon yang telah ditanam dapat dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Sementara itu, Geuchik Gampong Tiba Mesjid, Arya, mengapresiasi keterlibatan aktif Koramil dalam kegiatan penghijauan tersebut.
 Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

“Kegiatan ini sangat positif. Selain mencegah banjir, juga menjadi edukasi bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update