Notification

×

Ketua Majelis Syuro PKS Dukung Usulan DPW PKS Aceh Dana Otsus 2,5 Persen

Selasa, 28 April 2026 | 20.39 WIB Last Updated 2026-04-30T13:43:18Z


GEMARNEWS.COM, BANDA ACEH - Kehadiran Ketua Majelis Syuro PKS, Mohamad Sohibul Iman, di Aceh menjadi momentum penting bagi DPW PKS Aceh untuk memperkuat perjuangan terkait keberlanjutan dana otonomi khusus bagi Aceh.


Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan DPW PKS Aceh menyampaikan secara langsung usulan agar dana otsus sebesar 2,5 persen menjadi salah satu fokus utama perjuangan PKS di tingkat nasional. Usulan ini diterima dan direkomendasikan sebagai aspirasi strategis yang akan diperjuangkan melalui jalur politik di tingkat pusat. Selasa (28/4/2026)


Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar, menegaskan bahwa gagasan ini merupakan komitmen yang telah diperjuangkan sejak awal kepengurusan periode ini, bahkan memiliki akar perjuangan yang panjang.



“Sejak awal, bahkan sejak proses pembahasan Rancangan UUPA dahulu, PKS bersama berbagai elemen masyarakat Aceh telah memperjuangkan keberlanjutan kekhususan Aceh, termasuk dalam hal dukungan fiskal melalui dana otsus. Hari ini, komitmen itu kami lanjutkan dalam bentuk perjuangan dana otsus 2,5 persen,” ujar Ismunandar.



Sementara itu, Sekretaris Umum DPW PKS Aceh, Kasibun Daulay, menekankan bahwa keberlanjutan dana otsus juga memiliki dimensi strategis dalam menjaga kekhususan Aceh secara menyeluruh.



“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat Aceh tidak berhenti di daerah. PKS harus menjadi jembatan yang membawa aspirasi ini hingga ke tingkat pusat. Dana otsus juga memiliki peran penting dalam penguatan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh, termasuk mendorong penguatan lembaga keuangan berbasis syariah sebagai bagian dari sistem ekonomi daerah,” kata Kasibun.



Ia juga menambahkan bahwa komitmen terhadap Syariat Islam bukanlah hal baru bagi PKS.

“Sejak dulu, PKS konsisten memperjuangkan penguatan Syariat Islam di Aceh, termasuk memastikan adanya dukungan anggaran yang memadai agar pelaksanaannya tidak hanya      normatif,             tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.



Menanggapi usulan tersebut, Ketua Majelis Syuro PKS, Mohamad Sohibul Iman, menyampaikan bahwa aspirasi dari Aceh merupakan bagian penting yang harus diperjuangkan secara serius oleh seluruh elemen partai.



“Apa yang disampaikan oleh PKS Aceh menjadi perhatian kami. PKS sebagai partai nasional memiliki tanggung jawab untuk mengawal dan mendukung kepentingan daerah, termasuk memastikan keberlanjutan dana otsus serta penguatan kekhususan Aceh dalam berbagai aspek,” ujarnya.



PKS Aceh menilai bahwa dana otsus bukan sekadar persoalan anggaran, melainkan bagian dari konsekuensi atas kekhususan Aceh yang lahir dari sejarah panjang dan kesepakatan damai.



Sebagai partai nasional yang memiliki perwakilan di DPR RI serta bagian dari koalisi di tingkat pusat maupun daerah, PKS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Aceh, termasuk dalam proses pembahasan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).



PKS Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu dalam mengawal proses tersebut, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat Aceh.



Dengan langkah ini, PKS menegaskan bahwa perjuangan untuk Aceh bukanlah perjuangan sesaat, melainkan bagian dari komitmen panjang yang terus dijaga—dari masa lalu, saat ini, hingga masa depan. (*)

 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update