Notification

×

Kolaborasi Internasional, Unsyiah Hadirkan Solusi Air Bersih Tenaga Surya untuk Warga Ulim Pidie Jaya

Sabtu, 25 April 2026 | 16.51 WIB Last Updated 2026-04-25T09:51:41Z
Gemarnews.com, Pidie Jaya — Universitas Syiah Kuala kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menyerahkan instalasi pengolah air bersih kepada warga Gampong Dayah Leubeu, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, pada Sabtu (25/4/2026).

Penyerahan ini merupakan bagian dari program kolaborasi internasional bertajuk pemanfaatan instalasi pengolah air bersih bertenaga listrik surya untuk wilayah terdampak pascabencana, khususnya pascabanjir akibat Siklon Senyar 2025 yang melanda kawasan tersebut.

Kegiatan ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses air bersih yang dialami masyarakat sejak bencana terjadi. Instalasi yang diserahkan dirancang mampu mengolah air yang sebelumnya tidak layak konsumsi menjadi air bersih yang aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Program ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Zahrul Fuadi, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN Eng. selaku ketua pelaksana, bersama tim yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Nasaruddin, S.T., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr. Ir. Muhammad Syukri, S.Si., M.T., IPM., ASEAN Eng., serta Dr. Sofia, S.Si., M.Sc.

Tak hanya melibatkan akademisi dalam negeri, kegiatan ini juga merupakan bagian dari kerja sama internasional dengan mitra luar negeri, yakni Dr. Sya’rawi Mohd Husni dari Universiti Sains Malaysia.

Prof. Zahrul Fuadi menjelaskan bahwa instalasi ini menggunakan teknologi energi surya sebagai sumber listrik utama, sehingga lebih ramah lingkungan dan dapat dioperasikan secara mandiri oleh masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses listrik.

“Melalui teknologi ini, kami berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, sekaligus dapat mengelola instalasi ini secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, program ini juga menjadi contoh nyata penerapan teknologi tepat guna hasil kolaborasi akademik lintas negara yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Dengan adanya instalasi ini, masyarakat Gampong Dayah Leubeu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi risiko penyakit akibat air tercemar, serta memperkuat ketahanan lingkungan di tengah ancaman bencana.

Ke depan, instalasi pengolah air bersih ini diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat dan menjadi model percontohan bagi daerah lain yang menghadapi permasalahan serupa pascabencana, pungkasnya. 

Laporan : Rizki Maulizar 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update