Notification

×

Pakai Baju Adat Aceh Ucapkan Selamat Keagamaan Non Muslim, Hasballah Kadimin : Ini Penghinaan Bagi Kami Masyarakat Aceh

Rabu, 13 Mei 2026 | 15.15 WIB Last Updated 2026-05-13T08:15:32Z

Aceh Timur -Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjadi sorotan publik setelah mengenakan pakaian adat Aceh saat menyampaikan ucapan terkait Bulan Maria 2026. Momen tersebut memunculkan beragam komentar dari masyarakat Aceh di media sosial dan grup percakapan WhatsApp.


Bulan Mei sendiri dikenal sebagai Bulan Maria dalam tradisi Gereja Katolik, yakni masa penghormatan kepada Bunda Maria yang diperingati umat Katolik di berbagai daerah.


Dalam hal tersebut,Hasballah Kadimin atau yang akrab disapa bang ballah salah seorang wartawan senior Aceh Timur mengecam keras tindakan kementrian Agama RI yang diduga telah menghina adat istiadat kami sebagai warga Aceh dengan menggunakan baju adat Aceh dengan mengucapkan selamat hari Maria non muslim.


"Kami sebagai masyarakat Aceh tidak menerima jika adat kami di permainkan seenaknya sendiri.ujar bang ballah.Rabu (13/5/2026).


"Kami meminta kepada bapak presiden RI H.Prabowo Subianto untuk menegurnya Mentri Agama RI tersebut.


Pemakaian busana adat Aceh oleh Menteri Agama dalam kegiatan tersebut memicu pro dan kontra. Sejumlah warga menilai penggunaan pakaian adat Aceh pada acara keagamaan non-Aceh dianggap kurang tepat, sementara sebagian lainnya melihat hal itu sebagai bentuk toleransi dan penghormatan antarumat beragama.


Bagi kami masyarakat Aceh ini sesuatu bentuk penghinaan,jika mau mengucapkan sesuatu hal hendaknya memakai baju dinas tersendiri tanpa memakai baju adat Aceh.


Harapan kami semoga bapak presiden RI dapat menegur ataupun menggantikan Mentri Agama RI tersebut agar tidak terjadi polemik yang berkelanjutan.pungkasnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update