Notification

×

Bantuan Presiden Mulai Terlihat Hasilnya, Tiga Jembatan Strategis di Pidie Capai Progres Signifikan

Selasa, 02 Juni 2026 | 12.33 WIB Last Updated 2026-06-02T05:34:06Z
Gemarnews.com, Pidie  – Pembangunan tiga unit jembatan perintis di wilayah Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Memasuki awal Juni 2026, proses pembangunan telah memasuki tahap krusial dengan dimulainya perakitan tiang utama sling yang menjadi bagian penting dalam struktur konstruksi jembatan. Hingga Selasa (2/6/2026), progres pekerjaan di ketiga lokasi terus meningkat dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. 2/6/2026.

Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan perintis tersebut merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.

Menurutnya, tiga jembatan yang saat ini sedang dibangun tersebar di beberapa lokasi strategis, yakni Jembatan Perintis Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya yang menghubungkan Desa Blang Dalam dengan Desa Pantang Cot Baloi, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.

Selanjutnya, Jembatan Perintis Desa Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie yang menghubungkan Desa Pante Beureueh dengan Desa Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur. Kemudian Jembatan Perintis Desa Leubue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie yang menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Pembangunan ketiga jembatan ini terus dipacu. Saat ini progresnya menunjukkan hasil yang cukup baik dan diharapkan dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dandim.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan perintis tersebut merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur dasar.

Menurutnya, selain meningkatkan akses transportasi yang lebih aman dan layak, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui kelancaran distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Karena itu pemerintah terus berupaya menghadirkan fasilitas yang dapat menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi warga,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pembangunan Jembatan Wilayah Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Abdul Haris, menjelaskan bahwa progres pekerjaan di seluruh titik pembangunan terus mengalami peningkatan.

Untuk Jembatan Perintis Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, progres pembangunan telah mencapai 52,10 persen. Pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi perakitan tiang baja bagian depan dan pemasangan tapak tiang baja sebagai penopang utama konstruksi.

Di lokasi kedua, yakni Jembatan Perintis Desa Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie, progres pekerjaan telah mencapai 49,30 persen. Saat ini tim teknis fokus pada perakitan cakar ayam pondasi dan tiang penarik sling dari titik A menuju titik B.

Sedangkan pembangunan Jembatan Perintis Desa Leubue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, telah mencapai progres 41,40 persen. Pekerjaan difokuskan pada perakitan besi tiang yang nantinya menjadi bagian utama struktur jembatan.

Kapten Abdul Haris menambahkan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan oleh tenaga teknis berpengalaman dengan dukungan personel Kodim 0102/Pidie serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

“Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Sinergi antara tenaga teknis, personel TNI, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga,” ujarnya.

Keberadaan tiga jembatan perintis tersebut diyakini akan menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi, terutama saat musim hujan maupun ketika debit sungai meningkat.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update