Notification

×

Jadi Keynote Speaker dan Deklarasi Pakta Integritas di Unlam Banjarmasin, Kakorlantas Polri Tekankan Zero Over Dimension dan Over Loading.

Rabu, 17 Juni 2026 | 23.38 WIB Last Updated 2026-06-17T16:38:11Z
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat menjadi keynote speaker via Zoom pada Seminar Nasional dan Deklarasi Pakta Integritas bertema “Sinergi Regulasi dan Penegakan Hukum menuju Kalimantan Selatan Zero Over Dimension & Over Loading”. (17/6/2026).

GEMARNEWS.COM | JAKARTA – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya sinergi regulasi dan penegakan hukum dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat menjadi keynote speaker melalui Zoom pada Seminar Nasional dan Deklarasi Pakta Integritas bertema “Sinergi Regulasi dan Penegakan Hukum menuju Kalimantan Selatan Zero Over Dimension & Over Loading”, Rabu (17/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi kepada Universitas Lambung Mangkurat dan Polda Kalimantan Selatan yang dinilai menjadi salah satu pihak yang cepat merespons program nasional menuju Zero Over Dimension & Over Loading.

“Saya sangat senang dan menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Universitas Lambung Mangkurat dan Polda Kalimantan Selatan yang pertama kali ketika pemerintah pusat membuat program menuju Zero Over Dimension dan Over Loading kemudian melakukan seminar yang sangat luar biasa,” kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Menurutnya, persoalan over dimension dan over loading tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan teknis kendaraan maupun pelanggaran lalu lintas semata, tetapi harus dilihat secara menyeluruh karena berkaitan dengan keselamatan, ekonomi, hingga tata kelola transportasi nasional.

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan terdapat perbedaan substansi antara over dimension dan over loading. Ia menegaskan over dimension merupakan kejahatan lalu lintas, sementara over loading merupakan pelanggaran lalu lintas sehingga penanganannya harus dilakukan secara tepat dan terukur.

Pemerintah pusat bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk Korlantas Polri, saat ini tengah menjalankan blueprint menuju implementasi penuh program Zero Over Dimension & Over Loading yang ditargetkan mulai berjalan pada 1 Januari 2027.

“Ketika kita bicara over dimension dan over loading, ini sangat holistik sekali. Kita harus meninjau dari beberapa aspek, baik ekonomi, fiskal, sosiologis, psikologis, tidak hanya tataran penegakan hukum,” ujarnya.

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menambahkan bahwa langkah menuju Zero Over Dimension & Over Loading akan dilakukan secara bertahap melalui pendekatan preemtif, preventif hingga penegakan hukum dengan tetap memperhatikan kondisi masyarakat dan sektor transportasi.

Ia juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan keselamatan di jalan raya dan melindungi seluruh pengguna jalan.

“Jalan raya adalah ruang kehidupan bersama. Tidak ada keuntungan ekonomi yang lebih berharga daripada keselamatan manusia,” tutup Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update