Gemarnews.com, Pidie – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pidie sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-5 di Aula Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pidie, Senin (29/6/2026).
Mengusung tema "Penguatan Kader untuk Memperkokoh Organisasi dan Mewujudkan Fatayat NU yang Berdaya", kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan Fatayat NU Pidie lima tahun ke depan.
Konfercab berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Aceh beserta jajaran, pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Pidie, serta berbagai badan otonom (Banom) NU, di antaranya Pergunu, PMII, IPNU, Muslimat NU, GP Ansor, dan sejumlah tokoh organisasi lainnya. Hadir pula Khatib Suriyah NU Pidie, Tgk. Rammli.
Rangkaian sidang konferensi berjalan secara tertib dan demokratis. Salah satu agenda utama, yakni pemilihan Ketua PC Fatayat NU Pidie masa khidmat 2026–2031, menghasilkan keputusan forum untuk kembali memberikan kepercayaan kepada Rifkazuriati, S.Pd. sebagai Ketua PC Fatayat NU Pidie.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Rifkazuriati dinilai sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya selama periode sebelumnya dalam menjalankan program organisasi, memperluas kaderisasi, serta meningkatkan kiprah Fatayat NU di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya usai terpilih, Rifkazuriati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan oleh seluruh peserta konferensi. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kapasitas perempuan muda NU, serta memperluas program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Kepercayaan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan bersama. Fatayat NU Pidie akan terus menjadi organisasi perempuan muda yang aktif, mandiri, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Aceh mengapresiasi terselenggaranya Konfercab V PC Fatayat NU Pidie yang berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan seluruh badan otonom NU serta pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, tantangan organisasi perempuan saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan literasi digital, serta kepedulian terhadap isu sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
Tema konferensi tahun ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan organisasi dalam menghadapi perkembangan era digital. Penguatan kader menjadi fondasi utama agar Fatayat NU mampu melahirkan perempuan-perempuan muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing.
Melalui Konfercab ke-5 ini, PC Fatayat NU Pidie diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi, memperluas jaringan pengabdian kepada masyarakat, serta terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya perempuan dan generasi muda di Kabupaten Pidie.pungkasnya.