Notification

×

Pesan Menyentuh Dosen IAIN Langsa: Ilmu Tanpa Amal Tak Akan Melahirkan Keberkahan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 17.35 WIB Last Updated 2026-06-13T10:35:16Z
GEMARNEWS.COM, LANGSA – Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Afrizal Refo, MA, menjadi pemateri dalam kegiatan Program ISARAH Mengaji yang diikuti para guru dan siswa Madrasah Aliyah (MA) Al-Washliyah Kota Langsa, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang digagas Ikatan Sarjana Al-Washliyah (ISARAH) tersebut berlangsung di lingkungan MA Al-Washliyah Kota Langsa dan mendapat sambutan antusias dari para peserta.

Ketua ISARAH, Dr. Mahlianurrahman, M.Pd, mengatakan bahwa Program ISARAH Mengaji merupakan salah satu program unggulan organisasi yang berfokus pada penguatan pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk meningkatkan literasi keislaman sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Program ISARAH Mengaji akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata Ikatan Sarjana Al-Washliyah dalam mencerdaskan kehidupan umat untuk melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Afrizal Refo menyampaikan materi bertajuk “Konsistensi antara Sikap dan Amal Sosial: Cermin Keimanan dan Kunci Kehidupan yang Berkah”.

Ia menegaskan bahwa keimanan yang kuat harus tercermin dalam perilaku dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi orang lain.

Menurutnya, seorang muslim tidak cukup hanya memiliki pengetahuan agama yang baik, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Keimanan yang sejati akan melahirkan akhlak yang mulia. Ketika ilmu, sikap, dan amal berjalan beriringan, maka akan lahir pribadi-pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat,” kata Afrizal di hadapan peserta.

Ia juga mengajak para guru untuk menjadi teladan dalam membangun budaya kebaikan di lingkungan sekolah. Sementara itu, para siswa didorong untuk membiasakan diri melakukan berbagai amal positif, seperti menghormati guru, membantu teman, menjaga kebersihan lingkungan, dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Afrizal menilai salah satu tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah menjaga konsistensi dalam berbuat baik di tengah berbagai pengaruh kehidupan modern.

Karena itu, menurutnya, diperlukan pembiasaan yang berkelanjutan, lingkungan yang positif, serta penguatan nilai-nilai keagamaan agar semangat melakukan kebaikan tetap terjaga dalam berbagai situasi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para guru dan siswa. Peserta tampak antusias mengikuti materi serta berbagi pengalaman terkait penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Program ISARAH Mengaji, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara guru, siswa, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang melahirkan amal, dan amal yang terbaik adalah yang dilakukan secara konsisten serta memberikan manfaat bagi orang lain,” demikian pesan penutup yang disampaikan Afrizal Refo dalam kegiatan tersebut. Pungkasnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update