GEMARNEWS.COM,MALAYSIA – Hubungan kepemudaan antara Aceh dan Malaysia memasuki babak baru. Dua tokoh muda dari organisasi sayap partai politik terbesar di Malaysia dipastikan akan menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Angkatan Muda Mudi Perjuangan Aceh (AMMPA) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026.
Kedua tokoh tersebut adalah Muhammad Syazwan Bin Salleh Huddin selaku Naib Ketua Putera UMNO Malaysia dan Muhammad Nur Iman Shazwan bin Subri. Kehadiran mereka menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis antara Partai Perjuangan Aceh (PPA) beserta sayap kepemudaannya, AMMPA, dengan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) Malaysia dan organisasi sayap partainya.
Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memperkuat jaringan generasi muda Aceh dan Malaysia dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, teknologi, bisnis, sosial, hingga pengembangan kepemimpinan politik yang berdaya saing global.
Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA), Prof. Marniati, menyampaikan bahwa agenda pertemuan antara sayap partai UMNO dan AMMPA merupakan langkah strategis dalam membangun kapasitas generasi muda kedua negara.
“Pertemuan sayap partai politik UMNO dan sayap partai PPA merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat kapasitas serta pengalaman generasi muda Aceh dan Malaysia agar terbentuk mentalitas kepemimpinan yang berintegritas, visioner, kolaboratif, dan memiliki kemampuan diplomatik di tingkat global,” ujar Prof. Marniati, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, tantangan dunia yang semakin kompetitif menuntut generasi muda memiliki jaringan internasional yang kuat serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, ekonomi, dan dinamika politik global.
Sementara itu, Naib Ketua Putera UMNO Malaysia, Muhammad Syazwan Bin Salleh Huddin, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun bersama AMMPA dan optimistis sinergi ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kami menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terjalinnya kerja sama ini. Kami percaya kolaborasi antara Putera UMNO dan AMMPA dapat menjadi wadah melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan, politik, dan dunia usaha di era global saat ini,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Umum AMMPA, Zulfata, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas komitmen Putera UMNO Malaysia yang siap membangun sinergi jangka panjang bersama AMMPA.
Ia menilai kerja sama tersebut bukan hanya sebatas hubungan organisasi kepemudaan, tetapi juga menjadi langkah konkret membangun diplomasi politik generasi muda Aceh dan Malaysia yang produktif serta berorientasi pada kemajuan masyarakat.
“Terima kasih kepada saudara Muhammad Syazwan Bin Salleh Huddin atas komitmennya untuk bersinergi bersama AMMPA. Melalui diplomasi politik generasi muda Aceh–Malaysia ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kesejahteraan rakyat Aceh sekaligus menghadirkan model baru pengkaderan politik yang relevan dengan perkembangan zaman,” kata Zulfata.
Zulfata juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Umum PPA, Prof. Marniati, yang dinilai telah membuka akses jaringan internasional bagi generasi muda Aceh melalui berbagai kerja sama strategis di bidang politik dan pendidikan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi lahirnya kader-kader muda Aceh yang mampu tampil di panggung regional maupun internasional.
“Kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada Ibu Prof. Marniati yang telah membuka jalan, membangun jaringan internasional, serta menghubungkan AMMPA dengan Putera UMNO Malaysia. Ini bukan hanya untuk kepentingan organisasi, tetapi merupakan bagian dari upaya memperjuangkan masa depan dan kepentingan rakyat Aceh,” tutupnya.
Kerja sama antara AMMPA dan Putera UMNO Malaysia ini diharapkan menjadi tonggak baru diplomasi kepemudaan lintas negara yang mampu mendorong lahirnya generasi muda Aceh dan Malaysia yang unggul, berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.