Dok. foto : YAM YBhg. Maharaja Pangeran Duke Putra Raden Mas Ngabei Jenderal Datuk Dr. Muhammad Jesunvah Choo Bin Abdullah Ranoe. ( Batik Kuning)
Dalam pesannya, Romo Atmojo menyampaikan bahwa kehadirannya di Jakarta bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun Keputeraan ayahandanya. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk mengenang jasa dan pengabdian kedua orang tua serta menghormati leluhur keluarganya.
Ia mengenang almarhum ayahandanya, Tuanku Sir Haji Sudin Bin Awang, yang menurut keterangan keluarga memiliki riwayat panjang dalam dunia militer dan pengabdian kepada negara. Dalam pesannya, Romo Atmojo juga menyampaikan berbagai silsilah dan riwayat yang diyakini keluarganya mengenai hubungan dengan sejumlah keluarga kerajaan di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.
Selain itu, Romo Atmojo mengenang ibundanya, Maharani Masalagi YMM Puteri Hajah Aishah binti Sultan Abdul Hamid II Khan Ghazi. Ia menyampaikan bahwa ibundanya memiliki hubungan keluarga yang menurut tradisi keluarganya berkaitan dengan keturunan Hashemiyah dan pernah menetap di Sulawesi sebelum berhijrah ke Singapura, sehingga menjadi bagian dari ikatan sejarah keluarga dengan masyarakat Bugis dan Daeng.pungkasnya.
Dalam pesannya, Romo Atmojo juga menyampaikan penghormatan kepada para leluhur yang disebut dalam salasilah keluarganya, di antaranya Merong Mahawangsa dari Langkasuka, Sultan Mudzafar Shah dari Kesultanan Kedah, Orang Kaya Maharaja Lela Tan Lela atau Orang Kaya Temenggong, Orang Kaya Mak Gagah Bomoh, Daeng Selili Pajung Luwuk, Puteri Ratna Kumala, Sang Nila Utama (Iskandar Shah), serta Seri Rama Wikrama.
Ia menegaskan bahwa penyampaian silsilah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan warisan keluarga yang diyakininya.
Mengakhiri pesannya, Romo Atmojo mengajak seluruh sahabat, keluarga, dan masyarakat untuk terus menjaga nilai persaudaraan, persatuan, serta saling menghormati antarsesama.
"Salam bersaudara sekeluarga kesayangan," tutup Romo Atmojo dalam pesannya dari Jakarta.
Catatan Redaksi:
Riwayat silsilah keluarga, gelar kebangsawanan, hubungan dengan keluarga kerajaan, serta berbagai klaim sejarah yang disampaikan dalam berita ini merupakan pernyataan dan keterangan dari YAM YBhg. Maharaja Pangeran Duke Putra Raden Mas Ngabei Jenderal Datuk Dr. Muhammad Jesunvah Choo Bin Abdullah Ranoe (Romo) Atmojo. Informasi tersebut belum diverifikasi secara independen oleh redaksi melalui sumber sejarah atau dokumen resmi.