Sejak dimulainya tahapan Pra-TMMD pada 8 Juli 2026, dapur sederhana tersebut nyaris tidak pernah sepi. Bersama para ibu rumah tangga dan warga sekitar, Babinsa turut membantu menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga mendistribusikan makanan bagi personel Satgas yang bekerja di berbagai sasaran pembangunan.
Suasana penuh keakraban begitu terasa. Di sela-sela kesibukan memasak, canda dan tawa antara Babinsa dan warga mencerminkan eratnya hubungan yang terjalin. Kebersamaan itu menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selain mendukung kelancaran operasional Satgas TMMD, keberadaan dapur umum juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Keterlibatan warga dalam penyediaan konsumsi membuka peluang tambahan penghasilan yang membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama program berlangsung.
Pemilik rumah sekaligus pengelola dapur umum, Ibu Zuraida, mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan TMMD. Menurutnya, kehadiran Satgas TNI membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Selain memasak untuk personel Satgas, kami dan warga yang membantu juga bisa makan bersama di sini. Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Yang paling penting, hubungan kami dengan bapak-bapak TNI semakin dekat. TMMD benar-benar membawa berkah untuk kami," ungkap Zuraida.
Sementara itu, Babinsa Koramil 12/Sakti, Serka T. Efendi, mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan TMMD merupakan kekuatan utama yang membuat program ini berjalan dengan baik.
"Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat menjadi energi bagi kami. Dapur umum ini bukan sekadar tempat menyiapkan makanan, tetapi juga menjadi ruang yang mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu di tengah masyarakat.
Melalui TMMD Ke-129 Reguler, Kodim 0102/Pidie berharap pembangunan yang dilakukan di Desa Lhok Panah tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Kebersamaan yang terbangun di dapur umum menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan sebuah gerakan yang menyatukan TNI dan rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.pungkasnya.