GEMARNEWS.COM, SIGLI – Kabupaten Pidie mencatat sejarah baru dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual meresmikan operasional Bendungan Rukoh yang berlokasi di Gampong Alue, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, Jumat (10/7/2026).
Peresmian tersebut merupakan bagian dari peresmian serentak lima bendungan di berbagai provinsi yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kehadiran Bendungan Rukoh menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Aceh.
Kegiatan di lokasi Bendungan Rukoh dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie. Hadir mewakili Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Ketua DPRA Zulfadhli, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Hadi Susilo, S.I.P., Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Kabinda Aceh Brigjen TNI Andri Pratiko Mulya, S.Kom., M.Kom., M.Han., Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., Dandim 0102/Pidie Letkol Inf. Abdul Hadi, Kajari Pidie Suhendra, serta para pejabat lintas sektor lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan Forkopimda di kawasan bendungan, dilanjutkan makan siang bersama, pelaksanaan Salat Jumat di Mushalla Al-Ikhsan Waduk Rukoh, pemutaran video profil pembangunan Bendungan Rukoh, hingga mengikuti prosesi peresmian secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan sektor pertanian Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan nasional.
"Hari ini kita meresmikan lima bendungan dengan nilai investasi sekitar Rp9,79 triliun yang diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menghasilkan tambahan sekitar satu juta ton beras setiap tahun," ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, memberantas korupsi, serta bekerja sepenuhnya demi kesejahteraan rakyat.
Usai mengikuti prosesi peresmian secara virtual, jajaran Forkopimda Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di kawasan Bendungan Rukoh guna memastikan kesiapan infrastruktur yang akan menjadi penopang utama sistem irigasi pertanian di Kabupaten Pidie.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan gabungan dari Polres Pidie, Kodim 0102/Pidie, Subdenpom Sigli, serta instansi terkait lainnya.
Bendungan Rukoh diharapkan mampu menjamin ketersediaan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian, terutama pada musim kemarau, sehingga dapat menekan risiko gagal panen, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.
Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan bendungan ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan hasil produksi, terbukanya peluang usaha baru, serta pengembangan kawasan berbasis sumber daya air.
Peresmian Bendungan Rukoh menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur strategis yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan beroperasinya bendungan tersebut, Kabupaten Pidie diharapkan semakin berperan sebagai salah satu sentra produksi pangan yang menopang program swasembada pangan Indonesia. Pungkasnya.