GEMARNEWS.COM, PIDIE – Babinsa Koramil 22/Ulim, Kodim 0102/Pidie, Koptu Zulham, terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaannya sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas lingkungan.
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Desa Nagroe Barat, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan Komsos menjadi salah satu sarana pembinaan teritorial (Binter) untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah.
Melalui komunikasi secara langsung, Babinsa dapat memperoleh informasi mengenai kondisi sosial masyarakat, dinamika lingkungan serta berbagai persoalan yang berpotensi berkembang apabila tidak ditangani sejak dini.
Deteksi Dini Jadi Kunci
Koptu Zulham menekankan pentingnya pendekatan proaktif dalam pembinaan masyarakat. Menurutnya, persoalan yang muncul di lingkungan warga perlu diketahui sejak awal agar dapat dilakukan langkah antisipasi sebelum berkembang menjadi konflik.
Komsos menjadi salah satu instrumen penting karena Babinsa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengetahui berbagai dinamika yang terjadi di lapangan.
Dengan pola komunikasi yang terbuka, potensi gesekan sosial dapat diidentifikasi lebih awal sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara cepat, tepat dan mengedepankan musyawarah.
“Melalui Komsos, kita dapat mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Jika ada persoalan atau potensi permasalahan, kita bisa bersama-sama mencari solusi sebelum berkembang menjadi lebih besar,” ujar Koptu Zulham.
Pemetaan Persoalan Sosial
Dalam pelaksanaan pembinaan teritorial, Babinsa juga memberikan perhatian terhadap berbagai isu yang berpotensi memengaruhi hubungan sosial masyarakat.
Sejumlah persoalan yang perlu dicermati antara lain perbedaan pendapat antarwarga, persoalan ekonomi, kesenjangan sosial maupun dinamika lainnya yang dapat memicu ketegangan di lingkungan masyarakat.
Namun, langkah tersebut bukan berarti menciptakan kekhawatiran, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun kewaspadaan dan komunikasi agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana.
Babinsa juga terus mendorong masyarakat agar mengedepankan musyawarah, menjaga toleransi serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Gandeng Tokoh Masyarakat dan Pemuda
Untuk memperkuat jaringan komunikasi di tingkat desa, Babinsa tidak bekerja sendiri.
Koptu Zulham menggandeng berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perangkat desa.
Keterlibatan berbagai elemen tersebut dinilai penting untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Tokoh masyarakat, pemuda dan perangkat desa merupakan mitra penting. Dengan komunikasi yang baik, informasi mengenai perkembangan wilayah dapat diperoleh secara lebih akurat,” tambah Koptu Zulham.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem komunikasi yang efektif sehingga setiap perkembangan di lingkungan masyarakat dapat diketahui secara cepat.
Babinsa Hadir sebagai Mitra Masyarakat
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga membangun hubungan sosial yang erat dengan warga.
Komsos menjadi ruang bagi Babinsa untuk mendengar aspirasi, menerima masukan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan.
Hubungan yang baik antara Babinsa dan warga juga akan mempermudah koordinasi apabila suatu saat terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Dengan komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga menjadi mitra dalam menjaga kondisi wilayah.
Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat
Kegiatan Komsos yang dilakukan Koptu Zulham juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kedekatan tersebut dibangun melalui interaksi langsung, kepedulian terhadap kondisi warga serta keterlibatan Babinsa dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Komsos juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai informasi maupun persoalan yang berkembang di lingkungan mereka.
Dengan demikian, pembinaan teritorial dapat berjalan secara lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Wujudkan Desa yang Aman dan Kondusif
Melalui Komsos secara rutin, Babinsa Koramil 22/Ulim terus berupaya menjaga agar wilayah binaannya tetap aman, tertib dan kondusif.
Deteksi dini dan cegah dini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial. Persoalan yang dapat diketahui sejak awal diharapkan dapat diselesaikan melalui koordinasi, komunikasi dan musyawarah tanpa menunggu berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Kegiatan Koptu Zulham di Desa Nagroe Barat menjadi gambaran bahwa membangun keamanan dan ketertiban tidak hanya dilakukan melalui tindakan ketika persoalan telah muncul, tetapi juga melalui komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.
Dengan sinergi antara Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh warga, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin aman, harmonis dan kondusif di Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Babinsa Koramil 22/Ulim, Kodim 0102/Pidie, untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjadikan komunikasi sebagai salah satu kekuatan utama dalam membangun pembinaan wilayah. tuturnya.