Notification

×

Temui Menko PMK, Kepala BNN RI Jalin Sinergitas P4GN Lintas Kementerian atau Lembaga.

Jumat, 17 Juli 2026 | 01.59 WIB Last Updated 2026-07-16T18:59:15Z
Dok. Humprobnnri.

GEMARNEWS.COM | JAKARTA - Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/7/2026). Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi lintas kementerian/lembaga dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai langkah bersama melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN RI yang didampingi oleh Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Plt. Deputi Pencegahan, Plt. Deputi Rehabilitasi, Direktur Hukum Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama, serta Adminkes Madya Deputi Bidang Rehabilitasi memaparkan berbagai strategi penguatan P4GN yang tengah dijalankan BNN. Salah satunya melalui Gerakan Nasional ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) yang mengedepankan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis dengan melibatkan keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, serta pemanfaatan ruang digital agar upaya pencegahan dapat dilakukan sejak usia dini.

Kepala BNN RI juga menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Nasional Prevalensi Penyalahgunaan Narkotika Tahun 2025, angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai 2,11 persen atau sekitar 4,15 juta jiwa. Selain itu, BNN menyoroti masih adanya stigma terhadap penyalah guna narkotika yang menyebabkan sebagian masyarakat enggan menjalani rehabilitasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi melalui penguatan kolaborasi lintas sektor agar upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan dapat berjalan secara terpadu.

Lebih lanjut, Kepala BNN RI memaparkan sejumlah bentuk sinergi yang telah dibangun bersama kementerian/lembaga, di antaranya penguatan Program ANANDA BERSINAR bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pemanfaatan data kelompok rentan bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, pengembangan Program Pesantren Bersinar bersama Kementerian Agama, serta penguatan Program Desa/Kelurahan Bersinar bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari transformasi pendekatan P4GN yang semakin terintegrasi dan berorientasi pada pencegahan.

Pertemuan juga membahas perkembangan modus penyalahgunaan narkotika yang semakin kompleks, termasuk penyalahgunaan narkotika melalui vape atau rokok elektrik. Menyikapi hal tersebut, Menko PMK menyatakan kesiapan Kemenko PMK untuk mengoordinasikan penguatan sinergi lintas kementerian/lembaga, termasuk pembahasan kebijakan terkait pengaturan vape.

Menutup audiensi, Menko PMK menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BNN dalam memperkuat implementasi P4GN, baik melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga maupun pelaksanaan kegiatan edukasi di berbagai daerah. Sinergi yang semakin solid diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap generasi muda sehingga tercipta masyarakat Indonesia yang sehat, berkarakter, produktif, dan Bersinar (Bersih Narkoba).

#warondrugsforhumanity
BIRO HUMPRO BNN RI

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update