GEMARNEWS.COM,LANGSA – Pengurus Dewan Dakwah Kota Langsa periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Muhammad AR, M.Ed., di Aula Gedung SBSN Kuliah Terpadu IAIN Langsa, Rabu (26/8/2026).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Dakwah dan Ketahanan Sosial di Era Digital: Menyikapi Fenomena LGBT dalam Perspektif Islam, Pendidikan dan Kebijakan Publik.”
Kegiatan turut dihadiri jajaran Dewan Dakwah Aceh, perwakilan Pemerintah Kota Langsa, civitas akademika IAIN Langsa, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, pemuda, serta sejumlah tamu undangan.
Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Muhammad AR, M.Ed., mengatakan pelantikan pengurus baru bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat gerakan dakwah di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi para dai. Karena itu, gerakan dakwah harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar Islam.
“Dakwah harus hadir dengan cara yang bijaksana, edukatif dan argumentatif. Para dai juga harus mampu memanfaatkan teknologi dan media digital sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan Islam, terutama kepada generasi muda,” ujar Prof. Muhammad AR.
Ia berharap Dewan Dakwah Kota Langsa periode 2026–2031 dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.
“Dewan Dakwah harus hadir di tengah umat, bukan hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan pembinaan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Langsa yang diwakili Asisten Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kota Langsa, Syahrial, SE., AK., menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus Dewan Dakwah Kota Langsa.
Menurutnya, organisasi dakwah memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah membangun masyarakat yang religius, berakhlak dan memiliki ketahanan sosial.
Syahrial mengatakan berbagai dinamika sosial yang berkembang saat ini membutuhkan penanganan yang tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan edukatif.
“Pembinaan generasi muda harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kolaborasi dengan ulama, tokoh agama, lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan Islam sangat penting,” ujarnya.
Pemerintah Kota Langsa, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan Dewan Dakwah dan organisasi keagamaan lainnya dalam memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
Ketua Baru Tekankan Dakwah Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Ketua Dewan Dakwah Kota Langsa terpilih, Dr. Muhammad Suhaili Sufyan, Lc., MA., mengatakan amanah yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus merupakan tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan dakwah di Kota Langsa.
Menurut Suhaili, tantangan dakwah semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, dakwah harus dilakukan dengan pendekatan yang adaptif, santun, edukatif dan mampu menjawab kebutuhan umat.
“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari kerja-kerja dakwah yang lebih luas. Kami ingin Dewan Dakwah Kota Langsa menjadi rumah bersama bagi para dai dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun umat,” kata Suhaili.
Ia menegaskan kepengurusan baru akan berupaya memperkuat program pembinaan umat, keluarga dan generasi muda, sekaligus membangun jejaring dengan pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dayah, masjid dan organisasi kemasyarakatan.
“Kita ingin dakwah tidak berhenti di mimbar, tetapi hadir dalam kehidupan masyarakat dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi umat,” ujarnya.
Seminar Nasional Bahas Ketahanan Sosial di Era Digital
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Dr. Muhammad AR, M.Ed., Prof. Dr. Zulkarnaini, MA., dan Dr. Muhammad Suhaili Sufyan, Lc., MA.
Seminar membahas tantangan dakwah dan ketahanan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi, termasuk dalam menyikapi berbagai fenomena sosial yang berkembang di ruang digital.
Prof. Muhammad AR mengupas pentingnya penguatan dakwah dan pendidikan di era digital. Ia menekankan perlunya strategi dakwah yang mampu menjangkau generasi muda melalui platform media yang mereka gunakan sehari-hari.
Sementara itu, Prof. Dr. Zulkarnaini, MA., Guru Besar IAIN Langsa bidang Ilmu Tafsir, membahas persoalan hukum keluarga Islam serta pentingnya menjaga fitrah dan membangun ketahanan generasi muda berdasarkan perspektif Al-Qur’an.
Adapun Dr. Muhammad Suhaili Sufyan, Lc., MA., mengangkat perspektif maqashid syariah dan kebijakan publik Islam dalam memperkuat ketahanan sosial.
Ia menekankan pentingnya kebijakan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, termasuk dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan dan harta.
Seminar berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta. Forum tersebut diharapkan dapat melahirkan gagasan dan rekomendasi konstruktif bagi penguatan dakwah, pendidikan, keluarga, generasi muda dan kebijakan publik di Kota Langsa.
Melalui momentum pelantikan dan seminar nasional tersebut, Dewan Dakwah Kota Langsa meneguhkan komitmennya menghadirkan dakwah yang mencerahkan, membangun umat, memperkuat keluarga dan generasi muda serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan dakwah dengan semangat kolaborasi, profesionalitas dan keteladanan.
Adapun pengurus Dewan Dakwah Kota Langsa periode 2026–2031 yang dilantik di antaranya Ketua Dr. Muhammad Suhaili Sufyan, Lc., MA.; Wakil Ketua I Afrizal Refo, S.Pd.I., MA.; Wakil Ketua II Dr. Muhammad Dayyan, S.Ag., M.Ec.; Wakil Ketua III Prof. Dr. Nurmawati, M.Pd.; Sekretaris Muhammad Firdaus, Lc., M.Sh.; dan Bendahara Syawaluddin Ismail, Lc., MA.
Kepengurusan tersebut juga dilengkapi sejumlah biro yang akan menjalankan program dan kegiatan sesuai bidang masing-masing.