Kolaborasi BNNP Jambi - Pemda - Densus 88 dan Polda Jambi Edukasi dan Penguatan peran masyarakat sebagai agen perubahan dalam P4GN.
GEMARNEWS.COM | SAROLANGUN - Kepala BNN Provinsi Jambi Audiensi bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE beserta Forkopimda dan OPD Kabupaten Sarolangun bersama laksanakan
sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme dan Bahaya Narkoba di Kabupaten Sarolangun di hadiri oleh Kasatgaswil densus 88 KBP. BERI DIATRA, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., CHRA, Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K, Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, Kapolres Sarolangun AKBP Wendy Oktariansyah, S.I.K., M.H, Staf Ahli Bupati, H. Henriman, S. Sos, H. Kasiyadi, SE, ME, Hendrik Andilala, S.STP, Asisten 2 Setda Ir. Dedy Hendri, M. Si, Plt. Kakanwil Kemenag Mat Alimartado, Kakanwil Kemenhaj Raja Kurnain, Danramil Kapten Inf. Husnan Effendi, Danyonif Letda Inf. Ahmad Riza, Kadis Sosial Drs. Muhammad Idrus, Kadis Kesehatan Bambang Hermanto, SKM, Kaban Kesbangpol Hudri, S.Pdi, M. Pdi, Camat, Lurah, Kades, Sekdes dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sarolangun Kegiatan berlangsung diRumah Dinas Bupati Sarolangun dan Ruang Pola Bupati Kabupaten Sarolangun. Jum'at, (07/08/2026).
Kegiatan merupakan penguatan komitmen dan sinergi P4GN di Kabupaten Sarolangun.
Kegiatan diawali dengan sambutan Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE., dan Kapolres Sarolangun AKBP Wedy Oktariansyah, S.I.K., M.H., serta penyerahan Piagam Penghargaan P4GN oleh Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., kepada Bupati Sarolangun.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan BNN dalam mendukung pelaksanaan P4GN di Kabupaten Sarolangun
Peningkatan pemahaman masyarakat dan pelajar terhadap ancaman narkotika.
Kepala BNN Provinsi Jambi sebagai narasumber menyampaikan materi bertema “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkotika”, dengan menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang sehat, berprestasi, dan memiliki ketahanan diri terhadap penyalahgunaan narkoba..
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai perkembangan situasi narkotika di Indonesia dan Provinsi Jambi, termasuk jalur serta modus peredaran yang terus berkembang.
Penguatan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika dan zat berbahaya baru.
Dalam paparannya, Kepala BNN Provinsi Jambi memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan vape ilegal yang mengandung etomidate atau yang dikenal dengan istilah “vape zombie”, termasuk risiko dan dampaknya terhadap kesehatan.
Peserta diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh ajakan mencoba narkoba maupun produk ilegal lainnya serta didorong untuk berani menolak dan melaporkan adanya indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui BNN Call Center 184.
Penguatan peran masyarakat sebagai agen perubahan dalam P4GN.
Disampaikan bahwa BNN tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat melalui edukasi, pencegahan, pemberdayaan, dan kolaborasi. Seluruh elemen pendidikan, termasuk guru, orang tua, dan pelajar, diajak menjadi mitra BNN dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba, antara lain melalui pembentukan Relawan Anti Narkoba sebagai agen perubahan.
Kegiatan juga diperkuat dengan penyampaian pengalaman kilas balik mantan narapidana terorisme serta materi pencegahan IRET, TCC, dan perundungan oleh Kasatgaswil Densus 88, sehingga peserta memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai pentingnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman sosial.