GEMARNEWS.COM, BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Administrasi Negara (IAN), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh, Kamis (27/8/2026), tersebut diikuti sebanyak 125 mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara.
PBAK 2026 mengusung tema “Save Campus, Smart Generation: Membangun Kampus Aman, Beretika dan Bebas Pelecehan.” Tema tersebut menjadi pesan utama agar mahasiswa baru memahami bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk belajar membangun karakter, etika, integritas dan sikap saling menghargai.
Kegiatan diawali dengan pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan. Ketua Umum HIMASTRA, Phonna Yusran Rizky, mengingatkan mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik.
Menurutnya, mahasiswa juga harus memiliki karakter, integritas serta mampu mempertanggungjawabkan setiap keputusan dan tindakan selama menjalani kehidupan akademik maupun kemahasiswaan.
“Jangan hanya sibuk mencari nilai akademik, tetapi karakter juga harus dijaga. Setiap keputusan yang kita ambil harus mampu kita pertanggungjawabkan,” pesannya.
Rangkaian PBAK kemudian dilanjutkan dengan Sumpah Mahasiswa yang dipimpin Ketua Umum HIMASTRA. Sumpah tersebut menjadi bentuk komitmen mahasiswa baru untuk menjalani kehidupan akademik dan kemahasiswaan secara bertanggung jawab.
Kenali Dosen dan Struktur Perkuliahan
Selanjutnya, Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Muazzinah, MPA, memperkenalkan para dosen yang akan mendampingi mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan.
Mahasiswa baru juga mendapatkan penjelasan mengenai struktur mata kuliah yang akan ditempuh selama masa studi.
Muazzinah menjelaskan bahwa kurikulum terdiri atas Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU), mata kuliah tingkat fakultas, mata kuliah jurusan, serta mata kuliah pilihan.
Pengenalan tersebut diharapkan memberikan gambaran awal kepada mahasiswa mengenai perjalanan akademik yang akan mereka jalani di Program Studi Ilmu Administrasi Negara.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru juga diberikan motivasi agar tidak takut menghadapi berbagai tantangan selama menjalani perkuliahan.
“Kalau tidak mau lelah dalam belajar, maka akan lelah dalam kebodohan,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan sebagai dorongan kepada mahasiswa agar memiliki semangat belajar dan tidak mudah menyerah.
PBAK Jadi Momentum Bangun Karakter
Ketua Panitia PBAK 2026, Fadil Ikram Ruliansyah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara.
“Saya Fadil Ikram Ruliansyah selaku Ketua Panitia PBAK 2026 mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Prodi Ilmu Administrasi Negara. Selamat datang di lingkungan akademik baru, tempat kita belajar, bertumbuh, dan membangun pengalaman bersama,” ujarnya.
Fadil menegaskan, tema PBAK tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh mahasiswa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman dan saling menghargai.
“Sebagai mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, kita tidak hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki etika, integritas, dan rasa tanggung jawab. Mari kita mulai dengan saling menghargai, menjaga sikap dan ucapan, menghormati batasan pribadi, serta bersama-sama menolak segala bentuk pelecehan dan tindakan yang merendahkan orang lain,” tegasnya.
Ia berharap PBAK menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, membangun relasi sekaligus mengembangkan potensi diri.
“Kepada mahasiswa baru, jadikan PBAK sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan kampus, membangun relasi, dan mengembangkan potensi diri. Jangan takut untuk belajar, bertanya, dan berproses. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Fadil.
Dengan mengusung semangat “Save Campus, Smart Generation”, PBAK 2026 tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai akademik, etika, integritas serta kepedulian terhadap lingkungan kampus sejak awal masa perkuliahan.
Melalui kegiatan tersebut, 125 mahasiswa baru IAN UIN Ar-Raniry diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, bertanggung jawab dan mampu berkontribusi menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, beretika serta bebas dari segala bentuk pelecehan.
Semangat tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademik sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. tuturnya.