Aceh Timur-Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al'farlaky menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh Timur untuk terus menjaga perdamaian yang telah berlangsung hampir tiga dekade.
Iskandar menegaskan, perdamaian Aceh yang sudah berjalan selama 21 tahun merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan besar semua pihak. Karena itu, menurutnya, kondisi damai saat ini wajib dipertahankan dan tidak boleh diganggu oleh siapapun.
“Perdamaian ini harga mati. Kita harus lawan siapapun yang berupaya merusak damai Aceh yang telah diraih dengan susah payah ini,” ujarnya kepada media ini.Kamis (13/8/2026).
Lebih lanjut, mengajak dan menghimbau kepada camat dan kepala desa serta masyarakat Aceh Timur untuk mendukung kebijakan pemerintah,serta menggelar doa bersama di mesjid,muenasah maupun surau di masing-masing wilayah kabupaten Aceh Timur untuk mengenang Hari Damai Aceh ke-21 (mengenang MoU Helsinki 15 Agustus 2005, 15 Agustus 2026).
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu atau tindakan yang dapat memecah belah persatuan. “Mari kita bersama-sama melawan berbagai bentuk teror yang bertujuan memecah belah masyarakat Aceh. Kedamaian ini harus kita rawat demi masa depan generasi Aceh ke depan,” pungkasnya
