GEMARNEWS.COM | TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggelar operasi razia stasioner skala besar untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Minggu (27/9) dini hari.
Kasat Samapta Polresta Bandara Soetta, Kompol Sugeng Gunawan mengatakan, patroli gabungan ini melibatkan Pamapta dan Pawas beserta piket Provos serta personel gabungan piket fungsi.
"Personel yang terlibat meliputi perwakilan piket Satsamapta, Satlantas, Satbinmas, Satreskrim, Satresnarkoba, Satintelkam, dan Provos," ujar Sugeng saat memimpin kegiatan yang dipusatkan di Bundaran Perimeter Utara itu.
Dalam operasi tersebut, polisi mengerahkan tiga unit kendaraan roda empat dinas Polri dan satu unit kendaraan roda dua dinas Polri.
Sugeng menjelaskan, rangkaian kegiatan meliputi patroli skala besar antisipasi gangguan kamtibmas, khususnya tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan premanisme.
Patroli dilaksanakan secara dialogis dengan menyasar pengguna jasa, penumpang, karyawan, serta masyarakat di area Bandara Soekarno-Hatta. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar.
Selain itu, patroli diarahkan untuk mengantisipasi maraknya aksi premanisme dengan sasaran para pedagang UMKM di sekitar kawasan bandara.
"Hasil patroli di wilayah hukum Bandara Soetta berjalan dengan lancar, tidak ada temuan yang menonjol. Situasi kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif," kata Sugeng.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, aksi premanisme, maupun tindak kejahatan di kawasan Bandara Soetta melalui call center 110 Polri yang aktif 24 jam dan dapat dihubungi secara gratis.