Notification

×

‎Rumah Guru Ngaji Katratunida di Saweuk Direhab Total TNI, Pembangunan Capai 90 Persen‎.

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16.25 WIB Last Updated 2026-08-27T09:25:52Z
Tampak Progres pembangunan ‎RTLH Katratunida, guru ngaji di Desa Saweuk, Kec. Kuta Makmur, Kab. Aceh Utara.

GEMARNEWS.COM | ‎ACEH UTARA - Rumah Katratunida (28), seorang guru ngaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, yang direhabilitasi total oleh TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodim 0103/Aceh Utara, Korem 011/Lilawangsa, kini memasuki tahap akhir pembangunan. Kamis (27 Agustus 2026).
‎Progres pembangunan rumah yang masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut telah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini, pengerjaan tinggal menyisakan sejumlah bagian finishing, di antaranya pemasangan keramik pada lantai, sebagian plafon, serta penyelesaian kamar mandi.
‎Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal S.Sos., M.Si., melalui Danramil 02/Kuta Makmur, Letda Inf Andriyanto, mengatakan pembangunan rumah Katratunida terus dikebut agar segera dapat ditempati.
‎“Pembangunan rumah RTLH di Desa Saweuk saat ini sudah mencapai 90 persen. Kami menargetkan sekitar lima hari lagi seluruh pengerjaan dapat selesai 100 persen,” ujar Letda Inf Andriyanto.
‎Renovasi rumah tersebut dilakukan secara total dengan melibatkan prajurit TNI bersama masyarakat setempat. Program ini merupakan tindak lanjut arahan Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran untuk membantu Katratunida yang selama ini mengabdikan diri sebagai guru ngaji bagi masyarakat di pedalaman Aceh Utara. Pembangunan awal rumah tersebut sebelumnya dimulai dengan pembongkaran rumah lama pada 11 Agustus 2026.
‎Katratunida diketahui telah sekitar lima tahun mengajarkan ilmu agama secara sukarela kepada puluhan anak. Kegiatan mengaji yang meliputi Iqra, Al-Qur’an hingga kitab tersebut diikuti sekitar 35 santri, mulai dari usia TK hingga SMP. Kondisi rumah lama yang berdinding rapuh dan beratap daun rumbia yang bocor membuat aktivitas mengaji juga menghadapi keterbatasan.
‎Dengan selesainya pembangunan dalam waktu dekat, rumah baru tersebut diharapkan tidak hanya memberikan hunian yang lebih layak dan nyaman bagi Katratunida bersama keluarganya, tetapi juga menjadi tempat yang lebih representatif untuk melanjutkan pengabdian mengajarkan ilmu agama kepada para santrinya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update