GEMARNEWS.COM, BENER MERIAH - Anggota DPRK Bener Meriah dari Komisi D, Sandari Miko, menanggapi pengeroyokan terhadap seorang siswa kelas II SMA yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya.
Sandari Miko menyayangkan kejadian tersebut dan meminta agar kasus serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Menurutnya, tindakan kekerasan dengan alasan senioritas tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun. Minggu (23/8/2026)
“Budaya senioritas jangan sampai menjadi budaya di lingkungan dunia pendidikan. Karena sama sekali tidak memberikan dampak positif bagi perkembangan dan pembentukan karakter siswa,” ujar Sandari Miko.
Ia menilai lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang, serta membangun hubungan yang saling menghormati.
Sandari juga berharap pihak sekolah dapat melakukan pembinaan dan pengawasan secara serius, sekaligus mengambil langkah yang tepat terhadap setiap tindakan kekerasan antarsiswa.
“Senior bukan berarti boleh melakukan kekerasan kepada junior. Justru yang lebih senior harus memberikan contoh, membimbing dan melindungi adik kelasnya,” katanya.
Ia menegaskan, pendidikan karakter harus dikedepankan agar hubungan antarsiswa dibangun berdasarkan rasa hormat, persaudaraan dan tanggung jawab, bukan melalui intimidasi maupun kekerasan.
Sandari Miko juga mengajak seluruh pihak, termasuk orang tua, sekolah dan masyarakat, bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan. (*)
