Notification

×

AmalQu Sebar Cahaya Qur’an, Ratusan Mushaf untuk Korban Banjir Pidie Jaya

Sabtu, 26 September 2026 | 13.28 WIB Last Updated 2026-09-26T06:28:54Z
GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA — Kepedulian terhadap pemulihan pendidikan keagamaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya terus mengalir. Melalui program “Gerakan Sebar Cahaya Qur’an”, Yayasan AmalQu (Amal Qur’an) menyalurkan bantuan mushaf Al-Qur’an sekaligus memberikan apresiasi kepada para guru ngaji yang tetap mengabdikan diri di tengah kondisi pascabencana.

Program kemanusiaan dan keagamaan tersebut digerakkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami dampak banjir, khususnya lembaga pendidikan Al-Qur’an dan dayah yang mengalami kerusakan atau kehilangan mushaf akibat terendam maupun terbawa arus banjir.26/9/2026

Kedatangan bantuan logistik dan atribut resmi program dikawal langsung oleh tim relawan gabungan di bawah koordinasi Azhar Kiran, S.Pd., M.Pd., bersama Syafiq Al Azhar Al Bahreisy selaku PIC utama AmalQu.

Tim relawan bergerak di lapangan sebagai perpanjangan tangan para donatur untuk memastikan amanah bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel.

450 Mushaf untuk Lima Kecamatan

Berdasarkan hasil penilaian kebutuhan di lapangan, dampak banjir menyebabkan sejumlah lembaga pendidikan keagamaan mengalami kekurangan mushaf Al-Qur’an. Kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas belajar mengajar Al-Qur’an bagi para santri dan masyarakat.

Merespons kondisi itu, Yayasan AmalQu mendatangkan 450 mushaf Al-Qur’an wakaf yang akan disalurkan untuk mendukung kembali aktivitas belajar mengajar Al-Qur’an di sejumlah lembaga yang terdampak.

Bantuan tersebut dijadwalkan disebarkan ke enam titik lembaga keagamaan yang berada di lima kecamatan, yakni:

1. YPI Darussa’adah Cabang Langgien, Kecamatan Bandar Baru.
2. Dayah Madinatuddiniyah Nurussalam, Kecamatan Jangka Buya.
3. Dayah Babul Ilmi Kiran, Kecamatan Jangka Buya.
4. Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah, Kecamatan Meureudu.
5. Balai Pengajian Tgk. Cot Kaluet, Kecamatan Ulim.
6. Dayah Jeumala Amal, Kecamatan Bandar Baru.

Penyaluran mushaf tersebut diharapkan dapat membantu lembaga pendidikan keagamaan kembali menjalankan kegiatan mengaji secara normal setelah terdampak bencana.

Guru Ngaji Juga Mendapat Apresiasi

Program AmalQu tidak hanya menyasar kebutuhan mushaf. Para guru Al-Qur’an yang selama ini tetap menjalankan aktivitas mengajar juga mendapatkan perhatian khusus.

Sebanyak 20 guru Qur’an di wilayah sasaran akan menerima paket apresiasi berupa bantuan tunai sebesar Rp200.000 per orang.

Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi para guru ngaji yang tetap mendampingi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dan masyarakat meskipun berada dalam situasi sulit pascabencana.

Seluruh rangkaian program tersebut didukung anggaran taktis sebesar Rp54 juta, yang mencakup pengadaan mushaf, pengiriman logistik, paket apresiasi guru serta kebutuhan operasional tim relawan di lapangan.

Azhar Kiran mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian para donatur Sahabat AmalQu terhadap masyarakat Pidie Jaya yang terdampak bencana.

«“Kedatangan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dari para donatur Sahabat AmalQu. Kami berharap kehadiran mushaf baru dari Yayasan AmalQu (Amal Qur’an) ini bisa mengembalikan senyum dan semangat mengaji anak-anak santri di Pidie Jaya, sekaligus menjadi berkah bagi para guru yang terus ikhlas mengajar,” ujar Azhar Kiran.»

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan mushaf, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para santri, guru ngaji dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan untuk kembali menghidupkan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an.

Tim relawan lapangan memastikan persiapan teknis penyaluran telah dilakukan. Bantuan selanjutnya akan didistribusikan ke masing-masing dayah dan balai pengajian sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

Melalui Gerakan Sebar Cahaya Qur’an, Yayasan AmalQu berharap bantuan tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memulihkan aktivitas pendidikan keagamaan sekaligus menghadirkan semangat baru bagi masyarakat Pidie Jaya setelah menghadapi bencana. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update