GEMARNEWS.COM, SIGLI — Peringatan Uroe Lahè ke-515 Pidie Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan pawai budaya, pentas seni dan pameran UMKM. Pemerintah Kabupaten Pidie juga menghadirkan layanan kesehatan gratis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dibuka di halaman Pidie Convention Center (PCC) Sigli, lokasi utama rangkaian peringatan Uroe Lahè Pidie yang berlangsung 16–20 September 2026.
Gerai pelayanan kesehatan tersebut menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian pengunjung. Masyarakat yang datang dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari tekanan darah dan gula darah hingga konsultasi dengan dokter serta tenaga kesehatan tanpa dipungut biaya.
Bupati dan Wabup Jadi Peserta Pertama
Layanan kesehatan tersebut mendapat dukungan langsung dari pimpinan daerah.
Pada hari pertama kegiatan, Selasa (16/9/2026), Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., hadir dan menjadi salah satu peserta pertama yang menjalani pemeriksaan kesehatan di gerai Dinas Kesehatan.
Langkah tersebut kemudian diikuti Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar yang pada kesempatan berbeda turut melakukan pemeriksaan kesehatan di lokasi yang sama.
Kehadiran kedua pimpinan daerah itu sekaligus menunjukkan dukungan terhadap upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan serta mengajak masyarakat tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, dr. Dwi Wijaya, mengatakan kegiatan CKG tersebut memiliki tujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini.
«“Kami ingin pemeriksaan kesehatan berkala menjadi kebiasaan masyarakat. Jangan menunggu sakit baru periksa. Deteksi dini faktor risiko penyakit itu jauh lebih penting,” ujar dr. Dwi, Kamis (17/9/2026).»
Selama rangkaian Uroe Lahè berlangsung, 16–20 September 2026, gerai Dinas Kesehatan disiagakan untuk melayani masyarakat dan para pengunjung.
Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Menurut dr. Dwi, momentum Uroe Lahè ke-515 Pidie perlu dimaknai secara lebih luas. Peringatan sejarah daerah hendaknya berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
«“Peringatan Uroe Lahe ke-515 Pidie tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Pidie yang sehat dan berkualitas,” katanya.»
Sejarah dan Kesehatan Berjalan Bersama
Penyelenggaraan CKG di tengah rangkaian Uroe Lahè ke-515 memperlihatkan bahwa peringatan hari lahir daerah tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial.
Di satu sisi, masyarakat diajak mengenang perjalanan sejarah dan menjaga warisan budaya. Di sisi lain, pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Dengan demikian, momentum Uroe Lahè ke-515 menjadi ruang pertemuan antara sejarah, budaya, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Bagi masyarakat yang berkunjung ke PCC selama rangkaian kegiatan berlangsung, layanan CKG menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih dini sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat.